SALAM PAPUA (DOGIYAI) – Jalan utama yang berada di Kampung
Diyouto, Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, dilaporkan mengalami
kerusakan parah hingga menyulitkan aktivitas masyarakat dan kendaraan yang
melintas.
Kerusakan jalan berupa lumpur dan jalan yang becek membuat
kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas, terutama saat hujan
turun.
Tokoh Pemuda Mapia, Mesak Magai mengatakan jalan tersebut
merupakan akses utama penghubung dari Kota Moanemani menuju sejumlah distrik
dan kampung di wilayah Mapia, seperti Distrik Mapia Tengah, Mapia Barat,
Piyaiye, hingga Sukikai Selatan.
“Akibat kerusakan jalan ini masyarakat sangat kesulitan
melakukan aktivitas,” ujar Mesak Magai dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Dogiyai agar segera
memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan yang disebut terus mengalami
kerusakan dari tahun ke tahun.
Menurutnya, kondisi jalan tersebut telah rusak sejak tahun
2024, namun hingga kini belum ada upaya perbaikan yang maksimal dari pemerintah
daerah.
Mesak mengungkapkan, masyarakat Kampung Diyouto bahkan
sempat melakukan perbaikan secara swadaya pada tahun 2025. Namun, kondisi jalan
kembali rusak saat musim hujan.
“Warga dari sejumlah kampung di Mapia terutama di Kampung
Diyouto pernah memperbaiki jalan dengan dana swadaya, tetapi ketika hujan turun
jalannya kembali rusak,” katanya.
Ia juga mempertanyakan perhatian pemerintah daerah, baik
pihak legislatif maupun eksekutif, terhadap kondisi infrastruktur jalan yang
menjadi kebutuhan utama masyarakat di wilayah Mapia.
“Dimanakah DPR Dogiyai? Dimanakah Kepala Dinas PUPR Dogiyai?
Dimanakah Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai? Kapankah persoalan kondisi jalan ini
diselesaikan?” ujarnya.
Mesak berharap Pemerintah Kabupaten Dogiyai dapat turun
langsung melihat kondisi jalan tersebut agar penanganan segera dilakukan demi
mendukung aktivitas masyarakat dan akses transportasi antar kampung di wilayah
Mapia.
Penulis: Elias Douw
Editor: Sianturi

