SALAM PAPUA (TIMIKA) – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong,
menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya
ditentukan oleh regulasi pemerintah, tetapi terutama oleh kesadaran masyarakat
dalam menerapkan pola hidup bersih.
Hal tersebut disampaikannya usai pembukaan peringatan Hari
Lingkungan Hidup 2026 yang berlangsung di Halaman Graha Eme Neme Yauware, Jumat
(5/6/2026).
Menurut Wabup, berbagai kebijakan dan imbauan yang telah
dikeluarkan pemerintah tidak akan berjalan efektif apabila tidak didukung
partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalau kita bicara sampah dan lingkungan yang sehat, yang
paling utama adalah kesadaran masyarakat. Walaupun sudah ada aturan, kalau
tidak ada kesadaran, maka kebersihan tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan yang telah
ditetapkan pemerintah, termasuk pengelolaan dan jadwal pembuangan sampah, harus
menjadi perhatian bersama.
“Semua aturan sudah kita keluarkan, termasuk jam pembuangan
sampah. Masyarakat harus membuang sampah pada waktu yang sudah ditentukan dan
pada tempat yang telah disediakan pemerintah,” tegas Kemong.
Lebih lanjut, Wabup Emanuel berharap momentum Hari
Lingkungan Hidup dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa sampah
bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan
kualitas lingkungan hidup.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah yang baik dapat
memberikan manfaat jika dilakukan secara benar dan berkelanjutan, bukan sekadar
dibuang tanpa pengolahan.
“Mari kita jaga Mimika bersama agar tetap bersih, sehat, dan
bebas dari sampah,” ujarnya.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Mimika kembali
mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian
terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

