SALAM PAPUA (TIMIKA) – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) tidak membuka penerimaan beasiswa umum pada 2026. Dukungan pendidikan kini difokuskan pada jalur beasiswa prestasi yang telah menjangkau sekitar 30 mahasiswa, dengan penekanan pada kualitas akademik dan kemampuan bersaing di perguruan tinggi negeri.
Ketua Pengurus YPMAK, Dr. Leonardus Tumuka, mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari penataan program beasiswa untuk mendorong generasi muda Amungme dan Kamoro meningkatkan prestasi serta kesiapan akademik.
“Sekarang beasiswa umum tahun ini kita tidak buka, tapi kalau beasiswa prestasi memang kita sudah ada sekitar 30-an anak sudah masuk di kategori tersebut,” ujarnya, Sabtu (10/10/2026).
Leonardus menjelaskan, persyaratan penerimaan beasiswa prestasi ke depan akan diperketat. Selain mempertimbangkan status kelulusan di perguruan tinggi negeri, seleksi juga akan memperhatikan jenjang semester minimal, rekam jejak prestasi sejak SMA, keaktifan dalam organisasi, serta pencapaian di bidang olahraga.
Selain itu, evaluasi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) akan dilakukan secara berkala sebagai salah satu faktor penentu keberlanjutan bantuan beasiswa.
“Langkah ini diambil sebagai strategi pendorongan agar generasi muda Amungme dan Kamoro lebih berani berkompetisi secara terbuka di universitas negeri ketimbang mendominasi kampus swasta,” jelas Leonardus.
Tidak hanya memperketat persyaratan, YPMAK juga mengarahkan penerima beasiswa untuk memilih program studi yang berkaitan dengan sains dan teknologi terapan. Bidang yang menjadi perhatian meliputi teknik pertambangan, kedokteran, keperawatan, farmasi, elektronika, hingga kelautan dan perikanan.
Menurut Leonardus, pemilihan bidang studi tersebut disesuaikan dengan potensi sumber daya alam Mimika yang membutuhkan dukungan tenaga profesional dan sumber daya manusia berkualitas.
Melalui kebijakan ini, YPMAK berharap penerima beasiswa tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik, tetapi juga memiliki kompetensi yang dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan pembangunan dan bersaing di dunia kerja.
“Melalui kesiapan mutu akademik dan keahlian di bidang sains, lulusan YPMAK diharapkan mampu bersaing serta siap ditempatkan di mana saja, tidak terbatas di wilayah Mimika,” tutup Leonardus.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi