SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika
membentuk tim khusus untuk menangani permasalahan yang terjadi di wilayah
Kapiraya. Tim tersebut juga disiapkan untuk turun langsung ke lokasi guna
menyelesaikan konflik yang melibatkan masyarakat setempat.
Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda)
Mimika, Abraham Kateyau, usai memimpin Apel Gabungan peringatan HUT KORPRI
ke-54 tahun 2025 di halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) SP3, Sabtu
(29/11/2025).
Menurut Abraham, masyarakat Kamoro, Amungme, dan Suku Mee
yang tinggal di Kapiraya sebelumnya hidup rukun. Namun belakangan muncul
konflik yang berkaitan dengan sejumlah kepentingan serta persoalan tapal batas
wilayah.
"Memang di sana ada beberapa masalah termasuk terkait
tapal batas, sehingga Pemkab Mimika membentuk tim untuk penyelesaian konflik
tersebut,” ujarnya.
Ia menyayangkan munculnya ketegangan yang dipicu oleh
kepentingan segelintir pihak. Pemkab telah melakukan sejumlah langkah awal,
termasuk berkoordinasi dengan aparat keamanan.
"Kami sudah lakukan koordinasi dengan pihak keamanan.
TNI dan Polri siaga di lokasi untuk memberikan rasa aman kepada
masyarakat," jelasnya.
Abraham menambahkan, tim yang dibentuk juga telah menyiapkan
kunjungan langsung ke Kapiraya. Kehadiran tim akan difokuskan pada upaya
memberikan imbauan dan mendorong penyelesaian masalah secara damai.
"Kami sudah siap. Tim akan turun bersama pihak DPR,
tinggal menunggu perintah pimpinan. Bila hari ini diperintahkan, hari ini juga
kami berangkat. Namun kemungkinan besar besok kami bergerak," pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

