SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kericuhan yang melibatkan pendulang emas tradisional di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di sekitar pertigaan masuk Pasar Gorong-gorong, Senin (23/2/2026) malam, mengakibatkan tiga orang warga menjadi korban.

Dua orang dilaporkan mengalami luka akibat terkena lemparan benda keras dan dilarikan ke RSUD Mimika untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara seorang perempuan lainnya diduga mengalami luka tembak dan juga dirujuk ke rumah sakit yang sama.

Tiga korban dalam insiden tersebut masing-masing bernama Antonia Theresia Matekohy (perempuan), Griffin Waramori (laki-laki), dan Daud Gobai (laki-laki).

Humas RSUD Mimika, Luky Mahakena, saat dikonfirmasi Selasa (24/2/2026), membenarkan pihaknya menerima tiga pasien dari lokasi kejadian.

“Ada tiga orang yang kami terima tadi malam. Satu korban dirawat di ICU akibat luka di bagian dada,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban yang masih berusia 18 tahun itu diduga terkena tembakan di bagian dada hingga tembus ke punggung sebelah kiri. Saat kejadian, korban disebut tengah mencari dua adiknya di sekitar lokasi kericuhan.

“Korban dirawat di ICU RSUD. Pagi tadi sudah sadarkan diri,” kata salah satu kerabat korban.

Sementara itu, pantauan di lapangan sekitar pukul 10.38 WIT, sejumlah pendulang emas tradisional masih berada di lokasi di Jalan Ahmad Yani.

Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga korban telah membuat laporan resmi ke Polres Mimika untuk diproses lebih lanjut.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi