SALAM PAPUA (TIMIKA)– Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1
mengguncang wilayah Papua pada Jumat (27/3/2026) pagi sekitar pukul 05.51 WIB.
Gempa berpusat di daratan Papua, tepatnya di wilayah Kabupaten Yahukimo.
Berdasarkan data pemantauan seismik, gempa terjadi pada
koordinat 3,09 Lintang Selatan dan 139,44 Bujur Timur dengan kedalaman sekitar
76 kilometer.
Data real-time menunjukkan magnitudo gempa sempat mengalami
pembaruan secara bertahap. Pada awalnya tercatat di kisaran 5,7 hingga terus
meningkat dan sempat mencapai 6,38 sebelum akhirnya dikonfirmasi pada magnitudo
6,1.
Perubahan ini merupakan hal yang lazim dalam analisis gempa,
karena sistem membutuhkan waktu untuk mengumpulkan data dari berbagai stasiun
pemantau sebelum menghasilkan nilai magnitudo final yang lebih akurat.
Dari parameter kedalaman, gempa ini tergolong gempa menengah
(sekitar 60–80 kilometer), yang umumnya disebabkan oleh aktivitas tektonik di
bawah permukaan bumi. Analisis mekanisme sumber (moment tensor) menunjukkan
gempa dipicu oleh kombinasi pergerakan sesar naik dan geser, yang mencerminkan
adanya tekanan kuat antar lempeng.
Wilayah Papua sendiri berada di zona aktif pertemuan lempeng
yang dikenal sebagai Cincin Api Pasifik, sehingga aktivitas gempa bumi relatif
sering terjadi.
Hingga saat ini, belum terdapat laporan resmi terkait
kerusakan maupun korban jiwa. Namun, guncangan dilaporkan terasa di sejumlah
wilayah pegunungan Papua, termasuk sekitar Yahukimo.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan
gempa susulan, meskipun gempa dengan kedalaman menengah seperti ini umumnya
tidak berpotensi tsunami.
Pihak terkait masih terus melakukan pemantauan dan mengimbau
masyarakat agar tetap tenang serta mengikuti informasi resmi guna menghindari
kepanikan dan penyebaran informasi yang tidak benar. (Sumber: BMKG.Go.Id)
Editor: Sianturi


