SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Distrik Agimuga menggelar
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dihadiri aparat distrik serta
perwakilan masyarakat dari delapan kampung. Kegiatan tersebut berlangsung di
Hotel Grand Tembaga, Senin (16/3/2026).
Kepala Distrik Agimuga, Arianus Katagame, mengatakan dalam
Musrenbang tersebut masyarakat mengusulkan lebih dari 100 program pembangunan
di bidang infrastruktur, ekonomi, dan sosial. Usulan itu diharapkan dapat
membuka keterisolasian wilayah Agimuga.
“Melalui Musrenbang ini, masyarakat Agimuga menyampaikan
berbagai hal yang perlu menjadi perhatian pemerintah,” ujar Arianus.
Dari ratusan usulan tersebut, beberapa program yang menjadi
fokus utama antara lain pembangunan pelabuhan rakyat (Pelra) di Kiliarma,
pelabuhan terapung di Faka-Fuku, pembangunan jembatan penghubung Kiliarma ke
Faka-Fuku, jembatan penghubung Agimuga ke Jita, serta pembukaan jalan darat
penghubung antar kampung dan antar distrik.
Menurutnya, Agimuga juga disiapkan sebagai calon ibu kota
daerah pemekaran sehingga diharapkan sebagian besar usulan pembangunan tersebut
dapat diakomodasi pemerintah.
“Apalagi Agimuga ini disiapkan menjadi ibu kota pemekaran,
sehingga kami berharap sebagian besar usulan ini bisa terakomodir,” katanya.
Selain infrastruktur, masyarakat juga mendesak pembangunan
Sekolah Menengah Atas (SMA) berpola asrama di Agimuga. Pasalnya, hingga saat
ini lulusan SMP dari Agimuga harus melanjutkan pendidikan SMA di Timika.
Namun, kondisi tersebut kerap memicu masalah pergaulan yang
berdampak pada tingginya angka putus sekolah.
“Karena itu kami usulkan adanya SMA di Agimuga, supaya
anak-anak tidak perlu ke Timika dan tidak ada lagi yang putus sekolah,”
jelasnya.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi

