SALAM PAPUA (TIMIKA) – Konsisten menjalankan program Yayasan
Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) tahun 2025, Kelompok Kerja
(Pokja) Kampung Akar, Distrik Mimika Barat Tengah berhasil membangun empat unit
rumah layak huni bagi empat kepala keluarga (KK).
Ketua Pokja Kampung Akar, Isidorus Tamotane menyampaikan,
berdasarkan RAB dan anggaran yang dikucurkan YPMAK sebesar Rp300 juta, awalnya
hanya direncanakan untuk pembangunan dua unit rumah. Namun setelah dibahas
bersama seluruh pengurus Pokja, diputuskan menambah dua unit rumah lagi.
“Jadi dua unit yang tertera di RAB, kemudian saya dan
seluruh pengurus Pokja berinisiatif tambah dua unit lagi. Makanya yang dibangun
untuk tahun 2025 itu sebanyak empat unit,” ujar Isidorus saat menyampaikan
laporan pada kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Divisi Sosial
Ekonomi YPMAK di Balai Kampung Akar, Rabu (29/4/2026) sore.
Selain empat unit rumah, Pokja Kampung Akar juga membantu
pengadaan menara dan lonceng untuk Gereja Katolik Santo Stefanus Akar.
“Untuk anggaran pembangunan satu unit rumah itu capai Rp50
juta, berarti Rp200 juta untuk empat unit. Untuk menara dan lonceng itu Rp40
juta,” jelasnya.
Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi Program Sosial Ekonomi
YPMAK, Monica Maramku menyampaikan apresiasi atas kinerja dan konsistensi Pokja
Kampung Akar yang telah berhasil membangun empat unit rumah bagi warga.
“Ini luar biasa sebagai bentuk konsisten dari Ketua dan
seluruh pengurus Pokja Akar,” kata Monica saat meninjau langsung rumah yang
dibangun Pokja Kampung Akar.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi


