Suasana Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 di Timika yang dimulai dari Lapangan Pasar Lama Timika, Selasa (16/6/2026)(Salampapua.com/Evita)
SALAM PAPUA (TIMIKA) – Ribuan masyarakat memeriahkan Pawai Ta’aruf dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di Timika, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika itu berlangsung meriah dan penuh makna.
Pawai Ta’aruf secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemkab Mimika, Fransiskus Bokeyau, mewakili Bupati Mimika. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mimika.
Rute pawai dimulai dari Lapangan Pasar Lama, kemudian melintasi Jalan Pendidikan, Jalan Budi Utomo, Jalan Cenderawasih, Jalan Yos Sudarso, dan berakhir kembali di Lapangan Pasar Lama.
Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakannya, Fransiskus Bokeyau menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Mimika. Ia berharap momentum pergantian tahun ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pawai Ta’aruf bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari syiar Islam yang memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahmi, serta menunjukkan persatuan di tengah keragaman masyarakat Mimika,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong masih terpelihara dengan baik di Kabupaten Mimika.
Ia juga menekankan bahwa peringatan Tahun Baru Islam hendaknya dimaknai sebagai momentum hijrah menuju perubahan yang lebih baik, baik dalam sikap, pola pikir, maupun perilaku, guna mewujudkan kehidupan yang damai, bermartabat, dan peduli terhadap sesama.
“Semoga segala usaha dan pengabdian yang dilakukan menjadi amal ibadah serta membawa manfaat bagi masyarakat Mimika,” katanya.
Sementara itu, Ketua PHBI Mimika, Joko Prianto, berharap Tahun Baru Islam dapat menjadi cahaya yang menerangi hati dan pikiran masyarakat sehingga mampu melangkah lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
Ia mengajak masyarakat meninggalkan berbagai perbuatan yang kurang baik di masa lalu dan menggantinya dengan tindakan yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Menurut Joko, Pawai Ta’aruf tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga wadah untuk mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat, serta memperkuat persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Mimika.
“Momentum ini kami harapkan dapat mengoptimalkan potensi masyarakat untuk memberikan kontribusi terbaik berupa ide, gagasan, pikiran, maupun amal demi kesejahteraan Mimika,” pungkasnya.
Pawai Ta’aruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah turut dimeriahkan penampilan drum band, komunitas sepeda tua, serta atraksi barongsai. Panitia juga menyediakan berbagai doorprize bagi peserta, dengan hadiah utama satu unit sepeda motor matik.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi