Ketua MRP Ajak OAP Papua Tengah Bersatu Bangun DOB, Jangan Saling Menjatuhkan Ketua MRP Provinsi Papua Tengah, Agustinus Anggaibak (Salampapua.com/Elias)

Ketua MRP Ajak OAP Papua Tengah Bersatu Bangun DOB, Jangan Saling Menjatuhkan

SALAM PAPUA (NABIRE) – Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah, Agustinus Anggabaik mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk legislatif, eksekutif, tokoh adat, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan masyarakat Orang Asli Papua (OAP), untuk bersatu dan berkolaborasi membangun Provinsi Papua Tengah sebagai daerah otonom baru (DOB).

Ajakan tersebut disampaikan Agustinus Anggabaik saat konferensi pers di ruang kerjanya, Selasa (1/9/2026).

Agustinus mengatakan, sebagai provinsi baru, Papua Tengah membutuhkan persatuan dan kolaborasi seluruh pemimpin serta elemen masyarakat untuk meletakkan fondasi pembangunan yang kuat.

Menurutnya, MRP sebagai lembaga kultur yang mewakili kepentingan Orang Asli Papua memiliki tanggung jawab untuk mendorong seluruh pihak agar mengutamakan pembangunan daerah dibandingkan kepentingan politik maupun kelompok.

“Dengan daerah otonom baru ini, sebagai pimpinan lembaga kultur untuk OAP, seluruh pemimpin yang ada di Provinsi Papua Tengah mari kita harus kolaborasi dan bersatu untuk membangun Papua Tengah,” ujarnya.

Ia menegaskan, perbedaan pandangan maupun kepentingan politik tidak seharusnya menjadi alasan bagi sesama pemimpin dan masyarakat Papua untuk saling menjatuhkan.

Agustinus mengingatkan agar kritik tidak diarahkan semata-mata untuk kepentingan politik, kelompok, atau golongan sehingga mengabaikan kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.

“Persatuan orang Papua itu harus bersatu untuk bangun Papua. Kalau satu menyerang satu, Papua ini bagaimana? Papua Tengah itu kita mau ke mana?” katanya.

Ia menilai, Papua Tengah sebagai provinsi baru harus memiliki fondasi yang kuat sejak awal agar pembangunan dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Papua Tengah ini kita harus meletakkan pondasi yang kuat karena kita adalah pemimpin baru, daerah baru, dan kita harus meletakkan pondasi yang kuat untuk negeri ini,” tegasnya.

Agustinus juga mengingatkan para pemimpin agar tidak terlalu mengedepankan kepentingan pribadi ketika berada di ruang publik. Menurutnya, kepentingan pribadi maupun kelompok memang dapat diperjuangkan, tetapi tidak boleh mengesampingkan kepentingan pembangunan Tanah Papua, khususnya Papua Tengah.

Ia kemudian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam pembangunan, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, mahasiswa, pemerintah daerah, DPR, hingga MRP.

“Dan juga masyarakat Papua, saya mengajak dari semua tokoh, mahasiswa, masyarakat, pemerintah, DPR, MRP, kita harus kolaborasi untuk membangun Papua Tengah,” ujarnya.

Agustinus menekankan bahwa pembangunan Papua Tengah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh pihak yang berada di Papua Tengah harus bergerak dengan semangat persatuan dan tidak saling melemahkan.

“Tidak ada orang lain lagi, di atas kita hanya Tuhan Allah yang ada. Tidak ada manusia lain lagi di atas kami. Kita ini yang ada di sini. Jika kita tidak bergerak, siapa lagi yang akan membangun Papua Tengah?” pungkasnya.

Penulis: Elias

Editor: Sianturi