Kesbangpol Mimika Tegaskan Komitmen P4GN, Libatkan 150 Peserta Dalam Sosialisasi Program Kerja Foto bersama usai pembukaan kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Timika, Selasa (27/10/2026) (salampapua.com/Evita)

Kesbangpol Mimika Tegaskan Komitmen P4GN, Libatkan 150 Peserta Dalam Sosialisasi Program Kerja

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi penyusunan program kerja di bidang ketahanan, ekonomi, sosial, budaya, serta pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Timika, Selasa (27/10/2026), dengan melibatkan 150 peserta dari unsur OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan pelajar.

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, ditegaskan bahwa ancaman narkotika sudah berada pada tingkat yang sangat membahayakan dan dapat mengancam masa depan bangsa, khususnya generasi muda. Pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan penindakan tegas terhadap pelaku peredaran narkotika, dan hal ini harus didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dia menekankan bahwa strategi penanganan narkotika tidak cukup hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan kerjasama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pelajar.

“Upaya pencegahan harus dilakukan melalui edukasi sejak dini agar masyarakat memahami bahaya narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Mimika melalui tim terpadu P4GN telah memprogramkan berbagai langkah pencegahan, termasuk sosialisasi bagi aparatur sipil negara.

Sekretaris Kesbangpol Mimika, Amelda Mince Rumayomi menjelaskan bahwa kegiatan ini berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Badan Narkotika Nasional.

Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan aparatur dan masyarakat mengenai jenis-jenis narkotika, dampak penyalahgunaan, serta konsekuensi hukum yang ditimbulkan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membangun komitmen bersama antara pemerintah, aparat, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung program P4GN.

Amelda menambahkan, sosialisasi ini juga bertujuan memperkuat deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kita ingin mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan berintegritas dengan ketahanan diri terhadap pengaruh negatif narkotika,” jelas Amelda.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy