Menjadi Tuan Rumah KKT II, Bupati John Rettob: Mimika Layak Karena Salah Satu Daerah Paling Harmonis Di Indonesia Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos, M.M (salampapua.com/Evita)

Menjadi Tuan Rumah KKT II, Bupati John Rettob: Mimika Layak Karena Salah Satu Daerah Paling Harmonis Di Indonesia

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Bupati Mimika, Johannes Rettob menegaskan bahwa Kabupaten Mimika layak menjadi tuan rumah Konferensi Kota Toleran (KTT) II karena dinilai sebagai salah satu daerah paling harmonis di Indonesia.

Penilaian tersebut dilakukan oleh tim evaluasi Kementerian Agama selama lebih dari satu tahun, dengan hasil bahwa Mimika mampu menjaga kerukunan, saling menghormati, dan hidup damai di tengah keberagaman.

Bupati John Rettob menyampaikan bahwa predikat ini bukan sekadar opini, melainkan hasil evaluasi mendalam oleh kementerian bersama tim besar.

“Kita betul-betul bisa berbagi kasih, saling memaafkan, dan saling menghormati di Kabupaten Mimika secara baik. Ini dinilai bukan oleh satu atau dua orang, tetapi oleh menteri dengan tim yang cukup besar,” ujarnya saat Perayaan HUT GKI ke-70, Senin (26/10/2026).

Selain itu, FKUB Mimika juga mendapat penghargaan sebagai forum yang paling inovatif di Indonesia, memperkuat citra Mimika sebagai daerah yang mampu menjaga toleransi antarumat beragama.

Bupati John Rettob mengajak seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar GKI di Tanah Papua dan Klasis Mimika, untuk mendukung penuh konferensi yang akan dihadiri oleh 514 kota dan kabupaten dari seluruh Indonesia. Ia menekankan pentingnya menjadi tuan rumah yang baik agar Mimika semakin dikenal sebagai daerah yang aman dan damai.

“Awalnya saya sempat ragu, apakah kita mampu? Tapi setelah evaluasi mendalam, ternyata Mimika aman dan damai. Mari kita tunjukkan bahwa Mimika benar-benar layak menjadi tuan rumah,” tegasnya.

Dia juga menekankan bahwa konferensi ini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah.

“Restoran laku, UMKM laku, transportasi laku, hotel laku, pasti. Ini kesempatan yang harus kita ambil untuk meningkatkan ekonomi kita masing-masing,” katanya.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy