Safety Goes To School IFRC 2026: 1.000 Pelajar Mimika Dibekali Budaya Keselamatan Suasana pelatihan program edukasi keselamatan bertajuk Safety Goes to School, pada Sabtu (24/10/2026) (salampapua.com/Foto: Corcom PTFI)

Safety Goes To School IFRC 2026: 1.000 Pelajar Mimika Dibekali Budaya Keselamatan

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Rangkaian pembukaan the 8th Indonesian Fire & Rescue Competition (IFRC) 2026 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diawali dengan program edukasi keselamatan bertajuk Safety Goes to School, pada Sabtu (24/10/2026).

Lebih dari 1.000 pelajar SMP dan SMA di Mimika menerima pelatihan langsung dari tim penyelamat profesional yang berasal dari berbagai perusahaan pertambangan dan energi di Indonesia. Program ini bertujuan menanamkan budaya keselamatan sejak dini kepada generasi muda.

Pelatihan berlangsung serentak di 10 sekolah, termasuk Sekolah Asrama Taruna Papua, SMK Negeri 1 Kuala Kencana, SMP YPJ Kuala Kencana, SMP Negeri 2 Timika, hingga SMA Kristen Shining Star.

Para siswa tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga praktik langsung seperti Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), penanganan perdarahan, serta teknik pemadaman api menggunakan alat sederhana maupun APAR.

Vice President Mining Safety Division PTFI, Eman Widijanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan upaya membentuk kesadaran tinggi terhadap risiko bahaya serta kesiapan menghadapi keadaan darurat.

“Budaya keselamatan harus ditanamkan sejak usia dini. Kami berharap para pelajar dapat menjadi agen keselamatan bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekolah,” ujarnya pada rilis yang diterima salampapua.com, Senin (26/10/2026).

Antusiasme siswa terlihat jelas. pelajar kelas XI SMK Negeri 1 Mimika, Quenara, mengaku pengalaman ini membuka wawasan baru.

“Saya jadi paham sumber api dan cara memadamkannya. Bahkan kami belajar menggunakan alat sederhana meski tanpa APAR,” katanya.

Kepala SMK Negeri 1 Mimika, Selsius Efrain Aron, menambahkan bahwa pengetahuan dasar keselamatan kerja sangat penting bagi siswa, terutama saat mereka memasuki dunia kerja.

Selain membekali siswa dengan keterampilan praktis, program ini juga memperkenalkan profesi rescuer dan tim tanggap darurat kepada generasi muda Papua.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy