Kesbangpol Mimika Bekali 150 Paskibraka Dan Purna Paskibraka Pemahaman Bahaya Napza Foto bersama usai pembukaan kegiatan Pembinaan terhadap Aktivitas Kepaskibrakaan dan Purna Paskibraka bertema “Sosialisasi Pencegahan Bahaya NAPZA bagi Generasi Muda di Kabupaten Mimika” di Ruang Multipurpose Lantai I Hotel Grand Tembaga, Senin (2/11/2026)(Salampapua.com/Evita)

Kesbangpol Mimika Bekali 150 Paskibraka Dan Purna Paskibraka Pemahaman Bahaya Napza

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika membekali 150 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Angkatan 81 dan Purna Paskibraka Duta Pancasila dengan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Npza).

Pembekalan tersebut dikemas melalui kegiatan Pembinaan terhadap Aktivitas Kepaskibrakaan dan Purna Paskibraka bertema “Sosialisasi Pencegahan Bahaya Napza bagi Generasi Muda di Kabupaten Mimika”, yang berlangsung di Ruang Multipurpose Lantai I Hotel Grand Tembaga, Senin (2/11/2026).

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Fransiskus Bokeyau, ditegaskan bahwa generasi muda merupakan aset terbesar bangsa sekaligus penentu masa depan daerah. Karena itu, mereka perlu dibentengi dari ancaman penyalahgunaan Napza yang dapat merusak karakter dan masa depan generasi penerus.

“Napza bukan sekadar masalah hukum atau kesehatan, melainkan ancaman serius yang dapat menghancurkan karakter, masa depan individu, merusak keharmonisan keluarga, dan pada akhirnya melemahkan ketahanan bangsa,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman tentang bahaya Napza. Generasi muda diharapkan menjauhi narkoba serta mengisi masa muda dengan berbagai aktivitas positif, kreatif, inovatif, dan berprestasi.

Selain menjaga diri sendiri, para peserta juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) sekaligus kader antinarkoba di lingkungan sekolah, kampus, maupun masyarakat.

“Jika melihat atau mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba, jangan takut untuk melaporkannya kepada pihak yang berwenang,” pesan Bupati dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Subbidang Pembinaan Karakter Bangsa Kesbangpol Mimika sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Lodefikus Kaize, S.STP., M.AP., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman dan kesadaran sejak dini kepada generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan Napza.

Kegiatan ini juga dirancang untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai jenis-jenis narkotika, dampak negatif penyalahgunaannya, serta risiko yang ditimbulkan terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima materi dari Polres Mimika dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mimika. Materi yang diberikan mencakup dampak dan bahaya Napza bagi generasi muda serta pengaruh penyalahgunaan narkoba terhadap kualitas sumber daya manusia.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi muda yang memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Mimika,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi