SALAM PAPUA (NABIRE) – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian secara resmi meluncurkan Aplikasi SADAR Papua Tengah pada Selasa (14/1/2026), bertempat di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah.

Peluncuran aplikasi ini dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus, Ukkas, Kepala Badan Pusat Statistik Nabire, Kepala Dinas Kominfo Papua Tengah Ham Nawipa, serta perwakilan operator dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan oleh Ukkas, disampaikan bahwa Pemerintah Indonesia telah mengamanatkan kebijakan Satu Data Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019. Kebijakan ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan akan data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Peluncuran Aplikasi SADAR Papua Tengah dinilai sebagai langkah strategis dan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mewujudkan sumber data kebenaran tunggal. Aplikasi ini diharapkan mampu mengintegrasikan seluruh data pembangunan dari setiap OPD ke dalam satu platform digital yang terpusat dan mudah diakses.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Papua Tengah, Ham Nawipa, menjelaskan bahwa Aplikasi SADAR Papua Tengah (Satu Data, Satu Arah) merupakan implementasi kebijakan yang sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Menurutnya, aplikasi ini berfungsi menghimpun dan mengelola data dari seluruh OPD dengan standar metadata, kode referensi, serta prinsip interoperabilitas. Aplikasi SADAR juga menjadi satu-satunya rujukan data resmi Pemerintah Provinsi Papua Tengah, sekaligus mencegah terjadinya perbedaan dan duplikasi data antarinstansi.

“Dengan sistem ini, seluruh data pembangunan Papua Tengah akan terintegrasi dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Dengan diluncurkannya Aplikasi SADAR Papua Tengah, seluruh OPD diharapkan berkomitmen menginput dan memanfaatkan data melalui sistem Satu Data – Satu Arah, sehingga tercipta integrasi data yang mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi