SALAM PAPUA (TIMIKA) – Board of Directors Waanal Brothers
Football Club (WBFC), Rochy Putiray, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu
dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk membahas peluang pemain WBFC
mengikuti seleksi Timnas Indonesia beberapa hari lalu di Jakarta.
Pertemuan tersebut berlangsung beberapa hari lalu, di mana
WBFC secara resmi meminta izin agar para pemain muda binaannya dapat mengikuti
proses seleksi Timnas. Turut hadir dalam pertemuan tersebut antaralain Bupati
Kabupaten Jayawijaya, Athenius Murib yang juga selaku Pembina WBFC sejak 5
tahun lalu dan juga Ketua Asprov PSSI Provinsi Papua Pegunungan, Rochi Putiray selaku Board of Direction WBFC dan Jason Manurung selaku Owner WBFC dan juga
Wakil Manager.
“Dalam pertemuan itu, kami meminta agar anak-anak WBFC
diberi kesempatan ikut seleksi Timnas, dan hal itu mendapat restu dari Pak
Erick Thohir,” ujar Rochy saat dihubungi, Senin (23/3/2026).
Menurut Rochy, peluang ini terbuka khususnya bagi pemain
usia 15–17 tahun. Erick Thohir juga disebut memberikan apresiasi terhadap WBFC
sebagai klub baru yang fokus pada pembinaan usia dini, terutama bagi talenta
dari Indonesia Timur termasuk Papua.
Ia menambahkan, Erick menilai pemain dari kawasan timur
Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di level nasional.
“Pak Erick berharap WBFC terus konsisten membina
talenta-talenta muda Papua agar bisa menembus Timnas,” katanya.
Lebih lanjut, Rochy menegaskan bahwa kesempatan ini bukan
jaminan lolos ke Timnas. Seluruh pemain tetap harus melalui proses seleksi yang
ketat, dengan didukung pembinaan karakter, mental, dan disiplin.
WBFC sendiri terus menekankan tiga aspek utama dalam
pembinaan pemain, yakni karakter, mental, dan kedisiplinan, agar para pemain
mampu bertahan dan berkembang di level kompetisi yang lebih tinggi.
Sebagai bukti awal, WBFC telah melahirkan satu pemain yang
berhasil lolos seleksi Timnas Indonesia, yakni Mikael Alfredo Tata.
“Pak Erick sangat mengenal kualitas Mikael. Ini menjadi
bukti bahwa WBFC mulai mendapat perhatian dari PSSI,” tutup Rochy.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi


