SALAM PAPUA (DOGIYAI) - Pemerintah Kabupaten Dogiyai secara
resmi melepas personel teknis Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)
Tahun Anggaran 2026 yang terdiri dari satu orang Koordinator Kabupaten (Korkab)
dan delapan orang Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), Jumat (24/4/2026).
Pelepasan tersebut dipimpin Bupati Dogiyai, Yudas Tebai,
sebagai tanda dimulainya pelaksanaan program pembangunan rumah layak huni bagi
masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah itu.
Melalui program strategis ini, Pemkab Dogiyai menargetkan
pembangunan sebanyak 200 unit rumah swadaya sebagai upaya meningkatkan kualitas
hunian masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Yudas Tebai menegaskan bahwa BSPS
bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat
“Program ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi merupakan
wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,
khususnya dalam penyediaan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi warga kita
di Dogiyai,” ujarnya.
Adapun sebaran pembangunan 200 unit rumah tersebut
dialokasikan di delapan kampung, yakni 50 unit di Kampung Dikiyouwo, 43 unit di
Kampung Bomomani, 31 unit di Kampung Ekemanida, dan 29 unit di Kampung Idakotu.
Selanjutnya, Kampung Mauwa mendapat 22 unit, Kampung Abaimaida 13 unit, serta Kampung Egebutu 12 unit rumah. Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme seluruh pendamping teknis di lapangan. Ia meminta Korkab dan TFL melakukan verifikasi secara objektif agar bantuan tepat sasaran dan akuntabel.
“Saya ingatkan seluruh Korkab dan TFL untuk menjalankan
tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga integritas. Pastikan kualitas
pembangunan sesuai standar teknis dan bantuan ini benar-benar diterima oleh
masyarakat yang berhak tanpa pengecualian,” tegasnya.
Menutup kegiatan tersebut, Bupati menginstruksikan Dinas
Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Dogiyai untuk memperketat
pengawasan pelaksanaan program.
Dengan target penyelesaian pada 31 Agustus 2026, koordinasi
aktif antara pemerintah kampung, masyarakat, dan seluruh pihak terkait dinilai
menjadi kunci keberhasilan program pembangunan berbasis kebutuhan rakyat di
Kabupaten Dogiyai.
Penulis: Elias Douw
Editor: Sianturi

