SALAM PAPUA (KENYAM) – Suasana penuh haru dan kebanggaan
mewarnai Syukuran Penamatan siswa-siswi SMK Negeri 1 Kenyam, Kabupaten Nduga,
Jumat (8/5/2026).
Syukuran penamatan tersebut mengangkat tema dari I
Tesalonika 5:18 yakni “Mengucap Syukur Kepada Tuhan”. Acara dihadiri para orang
tua siswa, dewan guru, serta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Nduga.
Sebanyak 51 siswa-siswi Program Agro Bisnis dan Agro
Teknologi Angkatan X Tahun 2026 dinyatakan lulus 100 persen.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kenyam, Marinus Kogoya
mengatakan, keberhasilan seluruh siswa menyelesaikan pendidikan menjadi
kebanggaan tersendiri di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan yang
dihadapi selama proses belajar berlangsung.
“Iya, proses pendidikan selama tiga tahun penuh tantangan
dan keterbatasan, namun kami tetap optimistis terhadap kemampuan para siswa,”
ujarnya.
Menurut Marinus, kondisi pendidikan di Kabupaten Nduga
hingga kini masih jauh tertinggal. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah
dapat lebih memprioritaskan sektor pendidikan, terutama dalam penyediaan sarana
dan prasarana belajar.
“Jadi visi-misi bupati baru ini harus terus ditingkatkan dan
kalau bisa juga menyediakan gedung-gedung dan komputer karena selama ini kita
hanya untuk mencatat saja dalam bentuk teori namun praktik tidak ada. Sehingga
ke depan sarana dan prasarana di sekolah kami bisa tersedia,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten
Nduga, Otomi Gwijangge bersama pihak sekolah turut memberikan motivasi dan
harapan kepada para lulusan agar terus melanjutkan pendidikan dan menjadi
generasi penerus yang mampu membangun Papua.
Para siswa juga diingatkan untuk tetap menjaga semangat
belajar, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita di tengah
keterbatasan yang masih dihadapi daerah.
Acara syukuran penamatan berlangsung sederhana namun penuh
makna. Para siswa tampak bahagia didampingi orang tua masing-masing usai
dinyatakan lulus.
Keberhasilan 51 siswa SMK Negeri 1 Kenyam tersebut
diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Kabupaten Nduga untuk
terus bersekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Papua
Pegunungan.
Penulis: Elea Worom
Editor: Sianturi

