SALAM PAPUA (KEAKWA) – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev)
TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 yang dipimpin Brigjen TNI Jimmy Watuseke,
SIP melaksanakan kunjungan kerja ke Kampung Keakwa, Jumat (1/5/2026).
Kedatangan rombongan disambut meriah oleh warga melalui
tarian adat Suku Kamoro, penyematan mahkota khas Papua, serta pengalungan
noken. Suasana keakraban semakin terasa saat rombongan berjalan bersama warga
menyusuri kampung, bahkan Brigjen Watuseke tampak menggendong seorang anak
hingga ke ujung kampung.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung progres
pelaksanaan program TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik yang tengah
dikerjakan oleh Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika bersama masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Tim Wasev didampingi Dansatgas
TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, Staf Ahli Bupati Mimika
Bidang Kemasyarakatan dan SDM Fransiskus Bokeyau, serta Wakapolres Mimika
Kompol Junan Plitomo.
Rombongan meninjau sejumlah titik pembangunan, termasuk
rumah layak huni, sumur bor, dan fasilitas MCK, serta menyaksikan langsung
pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.Juga penyerahan bingkisan kepada para prajurit Satgas TMMD dan snack kepada ratusan anak di Kampung Keakwa yang memadati lokasi TMMD.
Brigjen Watuseke menyampaikan apresiasi atas kerja keras
Satgas TMMD dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program tersebut.
“Keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan TMMD
dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan dari satuan wilayah,
progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 30 persen setelah 10 hari
pelaksanaan sejak dimulai pada 21 April 2026.
“Kendala utama adalah kondisi wilayah yang terpencil. Namun
dengan sisa waktu sekitar 20 hari, kami optimistis target 100 persen dapat
tercapai,” jelasnya.
Ia juga menyebut, program TMMD merupakan bagian dari kebijakan nasional yang didorong oleh Prabowo Subianto bersama Panglima TNI, khususnya dalam penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat. Ke depan, program serupa berpotensi dilanjutkan melalui skema karya bakti atau TMMD imbangan, dengan melibatkan pemerintah daerah maupun pihak swasta.
“Jika ada dukungan dari Pemda atau perusahaan, TNI siap
melanjutkan program sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan
dan SDM, Fransiskus Bokeyau, mengatakan kebutuhan rumah layak huni menjadi
perhatian serius pemerintah daerah.
“Ini akan menjadi atensi Bupati dan Wakil Bupati ke depan.
Setelah TMMD, Pemda juga akan berkontribusi dalam penyediaan layanan
perumahan,” ujarnya.
Kunjungan ditutup dengan foto bersama di dermaga Kampung
Keakwa sebelum rombongan kembali ke Timika.
Penulis/Editor: Sianturi

