SALAM PAPUA (TIMIKA)- Mat pilates adalah jenis latihan
pilates yang dilakukan di atas matras (mat) tanpa menggunakan alat khusus.
Latihan ini efektif untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh dan dapat dilakukan
secara praktis di rumah.
Mat pilates dilakukan di atas matras khusus yang empuk dan
tidak licin, tanpa menggunakan alat tambahan seperti reformer atau cadillac.
Jenis pilates ini mengandalkan berat tubuh sendiri sebagai tumpuan utama,
dengan fokus pada kontrol gerakan, pernapasan, dan keselarasan tubuh.
Oleh karena itu, mat pilates dapat dilakukan di berbagai
tempat, baik di studio maupun di rumah, asalkan dilakukan dengan teknik yang
tepat.
Manfaat Mat Pilates
Melakukan mat pilates secara rutin dapat memberikan berbagai
manfaat bagi tubuh maupun kesehatan mental. Berikut adalah beberapa manfaat mat
pilates:
1. Meningkatkan kekuatan otot inti
Dalam mat pilates, sebagian besar gerakan melibatkan
aktivasi otot-otot inti, seperti otot perut, punggung, dan panggul. Otot inti
yang kuat membuat tubuh lebih stabil saat bergerak dan beraktivitas
sehari-hari. Selain itu, kondisi ini juga membantu menopang postur tubuh yang
baik serta menurunkan risiko cedera.
2. Memperbaiki postur dan keseimbangan tubuh
Latihan pilates membantu melatih kesadaran tubuh terhadap
posisi dan cara bergerak yang tepat. Gerakan yang terstruktur dapat mengoreksi
postur yang kurang baik dan mengurangi kecenderungan tubuh membungkuk
Selain itu, mat pilates yang dilakukan dengan cara yang
tepat juga dapat meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh. Dengan begitu,
aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih nyaman.
3. Menambah fleksibilitas dan mobilitas
Rangkaian gerakan dalam mat pilates dirancang untuk
meregangkan sekaligus memperkuat otot dan sendi. Latihan yang dilakukan secara
rutin dapat membuat tubuh lebih lentur dan bergerak lebih leluasa, sekaligus
membantu mengurangi kekakuan otot dan menjaga fungsi sendi.
4. Mengurangi risiko nyeri punggung dan cedera ringanKontrol
gerakan dan teknik yang digunakan dalam pilates diketahui dapat membantu
meredakan nyeri punggung bawah, terutama yang berkaitan dengan kelemahan otot
inti atau postur tubuh yang kurang baik. Otot yang lebih kuat dan fleksibel
juga dapat menurunkan risiko cedera ringan saat beraktivitas.
5. Mendukung proses pemulihan tubuh
Mat pilates sering digunakan sebagai bagian dari program
pemulihan setelah cedera ringan maupun setelah melahirkan. Gerakannya yang
terkontrol dan berdampak rendah memungkinkan tubuh tetap aktif tanpa memberikan
tekanan berlebihan pada otot dan sendi.
Dengan latihan yang dilakukan secara bertahap dan sesuai
kemampuan, mat pilates dapat membantu tubuh kembali bergerak dengan lebih
nyaman serta mendukung proses pemulihan secara aman.
6. Meningkatkan energi tubuh
Mat pilates menekankan pengaturan napas selama latihan.
Pernapasan yang terkontrol membantu melancarkan aliran oksigen dan peredaran
darah, sehingga tubuh terasa lebih segar.
Selain itu, karena gerakannya berdampak rendah, mat pilates
tidak mudah menyebabkan kelelahan dan justru dapat membuat tubuh terasa lebih
berenergi setelah berlatih.
7. Mendukung fungsi seksual
Mat pilates membantu melatih dan menguatkan otot dasar
panggul. Otot dasar panggul yang berfungsi dengan baik berperan penting dalam
menunjang fungsi seksual serta meningkatkan kenyamanan dan kepuasan selama
aktivitas intim.
Ini menjadikan mat pilates sebagai salah satu manfaat
pilates bagi wanita, khususnya setelah melahirkan atau seiring bertambahnya
usia.
8. Memperbaiki mood
Sama seperti jenis olahraga lainnya, mat pilates dapat
merangsang pelepasan endorfin yang berperan dalam memperbaiki suasana hati.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa latihan pilates berkaitan dengan
penurunan tingkat kecemasan, kelelahan, serta gejala depresi, sekaligus
membantu mengurangi pola pikir negatif.
9. Meningkatkan kualitas tidur
Latihan mat pilates membantu mengurangi ketegangan tubuh dan
menenangkan pikiran. Kondisi ini membuat tubuh lebih mudah beristirahat,
sehingga kualitas tidur dapat meningkat. (Alodokter)
Editor: Sianturi

