SALAM PAPUA (NABIRE) - Ratusan Honorer kembali mendatangi
kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
Kabupaten Nabire, Jalan Pepera, distrik Nabire, Rabu siang (11/2/2026).
Pantauan media ini, ratusan honorer K2 memadati halaman
kantor BPKSDM dengan satu tuntutan mereka adalah penjelasan tentang
pengangkatan pegawai penuh waktu dan paruh waktu.
Di kesempatan tersebut, BPKSDM dan para Honorer K2 paruh
waktu dan penuh waktu berdialog secara langsung dengan dikawal ketat satuan
Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) dan Polri Kabupaten Nabire.
Dalam dialog tersebut, Kepala BPKSDM Nabire, Yohanes Pigome berjanji
akan mengusahakan, menindaklanjuti, dan memperjuangkan.
"Kami tidak ambil keputusan sendiri namun telah melalui
rapat bersama Bupati dan BKPSDM. Setelah itu hasilnya kami akan tindaklanjuti
ke Menpan-RB untuk pengurusan berkas administrasinya," jelas Yohanes
kepada para Honorer K2 secara langsung di halaman kantor BPKSDM.
Pada kesempatan itu, koordinator aksi, Melianus Pigai
menyatakan pihaknya menuntut hak yaitu P3K paruh waktu dan penuh waktu, yang telah
berjuang hingga ke Menpan-RB tetapi untuk penyelesaiannya di Pemkab Nabire
aspirasinya diabaikan begitu saja dengan alasan telah banyak pegawai di
lingkungan pemerintah Nabire dan anggarannya terbatas.
"Maka soal ini pemerintah Kabupaten Nabire sendiri yang
mempersulit, karena awal tahun 2025 tiga kali sudah memberikan SK dari Bupati
Nabire kepada pegawai honorer P3K dan K2 itu harus di pertanyakan, karena di
pusat sudah tutup penerimaan PNS," ujarnya.
Ia menjelaskan, sesuai mediasi bersama Bupati, Wakil Bupati
dan Sekda, bahwa pengangkatan pegawai paruh waktu dan penuh waktu, Bupati
perintahkan pihaknya untuk mengumpulkan berkas, khusus untuk pegawai paruh
waktu, tetapi justru di Menpan-RB sudah tutup.
"Tolong selesaikan hak kami, supaya kami juga kerja di
instansi pemerintah Kabupaten Nabire. Jika belum diselesaikan, kami tetap akan
tuntut sampai kapanpun," tegasnya.
Penulis: Elias Douw
Editor: Jimmy

