SALAM PAPUA (NABIRE) - Sebuah truk mengalami
kecelakaan tunggal terguling di KM 141 Jalan Trans Papua, ruas Nabire–Dogiyai,
Papua Tengah, pada jalur vital penghubung antar daerah di wilayah pegunungan.
Insiden tersebut terjadi akibat kondisi badan jalan yang
licin dan menanjak curam setelah material penahan jalan terlepas, yang sudah
lama dikeluhkan warga setempat.
Warga setempat, Aki Mada Kegou menegaskan kerusakan jalan di
KM 141 bukan kejadian baru. Ruas tersebut dilaporkan telah rusak sejak sebelum
pemekaran Provinsi Papua Tengah, namun hingga saat ini belum tersentuh
perbaikan menyeluruh oleh pemerintah maupun instansi teknis terkait.
Sebagai jalur utama penghubung Nabire dan wilayah Dogiyai,
kondisi jalan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas
masyarakat serta distribusi logistik antar wilayah. Kerusakan yang dibiarkan
berlarut-larut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama
kendaraan bermuatan berat.
Aki menyebutkan bahwa perbaikan dapat dilakukan dengan
penimbunan material setinggi sekitar lima hingga enam meter serta perataan
badan jalan sepanjang lebih dari 70 meter agar jalur tersebut kembali berfungsi
normal dan aman dilalui.
“Kondisi seperti ini sudah lama terjadi. Saat hujan turun,
kendaraan sangat rawan tergelincir dan terbalik,” ujar Aki melalui sambungan telepon
seluler kepada salampapua.com, Senin pagi (9/2/2026).
Hingga peristiwa kecelakaan ini terjadi, belum terlihat
adanya langkah perbaikan permanen di lokasi.
Penulis: Elias Douw
Editor: Jimmy

