SALAM PAPUA (TIMIKA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mimika sedang memperkuat pembinaan umat dengan pembentukan Mualaf Center sebagai wadah khusus bagi pendampingan mualaf. Langkah ini sejalan dengan konsolidasi nasional MUI yang menekankan pentingnya bimbingan keislaman bagi muslim baru.

Ketua MUI Mimika, Ustad Muhammad Amin mengatakan, Mualaf Center ini sebagai wadah pembinaan bagi saudara muslim yang baru mualaf, sebab MUI menilai kurangnya pembinaan ajaran Islam bagi umat yang baru mengenal Islam.

“Kami rasa pembentukan Mualaf Center perlu dibentuk sebagai tanggung jawab kita kepada saudara yang mualaf, mengingat juga banyaknya yang mualaf namun tidak dapat pembinaan,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Ia menjelaskan, untuk kepengurusan Mualaf Center ini akan diselenggarakan oleh Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Mimika, dan yang menjadi penanggung jawab adalah H. Abdul Karim.

Sementara itu, untuk jumlah mualaf di Timika sesuai dengan catatan dari Imam Besar Masjid Agung Babusalam ada sekitar 714 lebih. Dengan jumlah tersebut, MUI Mimika merasa penting Mualaf Center tersebut.

“Nah karena jumlahnya juga banyak, maka kami rasa perlu adanya pembinaan agar dapat lebih mengenal agama Islam seutuhnya,” ungkap Amin.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy