SALAM PAPUA (NABIRE) – Mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki
Nawipa, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Marthen
Ukago bertindak sebagai pembina apel gabungan awal bulan yang digelar 1 April
2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire.
Apel gabungan tersebut dihadiri unsur pimpinan daerah,
Aparatur Sipil Negara (ASN), serta tenaga non-ASN di lingkungan Pemerintah
Provinsi Papua Tengah.
Dalam kesempatan itu, Marthen membacakan sambutan Gubernur
yang menekankan pentingnya semangat pengabdian sebagai pelayan masyarakat. Ia
menyampaikan bahwa saat ini pemerintah telah memasuki Triwulan II dalam tahun
anggaran berjalan, yang menjadi fase krusial dalam pencapaian target kinerja.
“Jika pada triwulan pertama lebih banyak dilakukan
perencanaan dan penyesuaian, maka pada triwulan kedua ini harus mulai
menunjukkan akselerasi dan hasil nyata,” tegasnya.
Gubernur juga mengingatkan agar tidak ada lagi pola kerja
yang lambat, tidak terukur, atau sekadar rutinitas tanpa output yang jelas.
Setiap perangkat daerah diminta memastikan program dan kegiatan berjalan tepat
waktu, tepat sasaran, serta memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.
Dalam arahannya, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi
perhatian bersama, di antaranya peningkatan disiplin dan tanggung jawab kerja,
percepatan pelaksanaan program dan anggaran, peningkatan kualitas pelayanan
publik, serta penguatan sinergi antar perangkat daerah.
Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan bahwa kinerja pemerintah
sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh ASN
dan tenaga honorer diminta menjaga integritas serta menghindari segala bentuk
penyimpangan.
“Dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan tanggung jawab,
saya yakin kita mampu menghadapi tantangan dan mencapai target pembangunan di
Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.
Di akhir sambutan, seluruh aparatur diimbau untuk terus
meningkatkan dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas, serta memberikan
kontribusi terbaik bagi masyarakat.
Penulis: Elias Douw
Editor: Sianturi

