SALAM PAPUA (TIMIKA) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC)
Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Mimika menggelar Musyawarah Cabang
(Muscab) II dengan tema rohani “Biarlah Rohmu Menyala-Nyala dan Layani Lah
Tuhan,” menegaskan komitmen pelayanan perempuan Kristen di Mimika, yang diselenggarakan
di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Sabtu (16/5/2026).
Muscab II ini memiliki Sub Tema “PWKI Tetap Menyala di
Tengah Tantangan Zaman Melayani Tuhan Dengan Tulus dan Menjadi Berkat Bagi
Sesama.”
Dalam sambutan Bupati Mimika Johannes Rettob, yang dibacakan
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Santy Sondang menyampaikan,
PWKI bukan hanya organisasi perempuan biasa, tetapi juga organisasi yang
memiliki peran penting dalam membangun nilai kekristenan, memperkuat kehidupan
keluarga, membina kaum perempuan dan menjadi berkat bagi sesama.
Tema yang diangkat hari ini, mengingatkan semua bahwa dalam
setiap situasi dan tantangan kehidupan, harus tetap menjaga semangat iman,
pelayanan dan pengabdian kepada Tuhan dan sesama manusia.
“Dan sub tema hari ini menjadi pesan penting bagi seluruh
anggota PWKI agar tetap kuat, bersatu dan terus berkarya di tengah perkembangan
zaman yang semakin kompleks,” ujarnya.
Dia pun mengajak, seluruh anggota PWKI untuk menjaga
persatuan dan kekompakan organisasi, jadilah perempuan Kristen yang mampu
menjadi teladan dalam keluarga, Gereja, lingkungan kerja, dan masyarakat.
Tunjukkan kasih kepedulian, serta semangat melayani dengan tulus sebagaimana
yang diajarkan Tuhan.
“Saya berharap melalui Muscab II ini akan lahir keputusan
yang baik dan membawa manfaat bagi organisasi maupun masyarakat luas. Pilihlah
pimpinan yang memiliki hati melayani, maupun merangkul semua anggota, memiliki
integritas, serta mampu membawa PWKI semakin aktif dan berdampak positif di
Mimika,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPP PWKI Provinsi Papua, Dorince Mehue mengatakan,
PWKI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah. Di bawah kepemimpinan
Bupati, PWKI melihat komitmen besar untuk mewujudkan visi Mimika Smart City.
PWKI harus hadir sebagai perekat dalam persatuan di tengah
keberagaman, karena kerukunan adalah fondasi utama kota yang maju dan cerdas.
“Sesuai dengan Visi Nasional PWKI untuk mempersatukan wanita
Kristen demi masyarakat yang sejahtera, maka penguatan organisasi di 18 Distrik
Mimika menjadi langkah nyata kita dalam menerjemahkan visi tersebut. Kita tidak
hanya berkumpul, tapi kita bergerak dalam Misi pelayanan kasih yang berdampak
bagi pembangunan Kabupaten Mimika,” ucapnya.
Dia meminta kepada pengurus yang akan terpilih, untuk aktif
mendorong Pengurus Anak Cabang (PAC) di 18 distrik yang ada agar membuka dan
menghidupkan Pengurus Ranting di tingkat kampung dan kelurahan. PWKI ingin api
pelayanan ini benar-benar menyentuh akar rumput, dari pusat kota hingga ke
wilayan pesisir dan pegunungan Mimika.
“Terakhir, saya mengingatkan mengenai agenda besar kita di
tingkat provinsi. September 2027 DPD Provinsi rapua Kabupaten Jayapura akan
menjadi nyonya rumah Munas XXI PWKI. Mari kita tunjukkan bahwa Mimika solid
mendukung agenda nasional ini melalui tanggung jawab bersama dalam doa dan
dana,” ungkap Dorince.
Ketua DPC PWKI Kabupaten Mimika, Maryana JE. Hamadi
menyebutkan, PWKI Mimika telah melalui banyak hal dalam perjalanannya selama
kurang lebih 5 tahun ini.
Mari jadikan momen ini untuk mengevaluasi diri apakah roh
PWKI masih menyala, ataukah sudah kendor? Jika kendor mari minta api Roh Kudus
kembali membakar semangat PWKI.
“Jangan biarkan pelayanan kita menjadi biasa biasa saja.
Layanilah Tuhan dan sesama dengan sepenuh hati. Saya percaya Tuhan telah
menyediakan upah bagi setiap hambanya yang setia dengan tanggung jawab yang
dipercayakan, Tuhan akan kembalikan berkat,” ungkapnya.
Dia juga menyampaikan, apabila dalam masa kepemimpinannya
ada tindak dan tutur kata yang menyakiti atau mengecewakan semua ibu-ibu
terkasih mohon dimaafkan.
“Saya berpesan kepada semua Ketua-Ketua PAC yang telah
mendapat mandat untuk membentuk PAC di masing-masing Distrik untuk tetap
semangat dan bekerja sama dengan kepengurusan DPC yang baru agar tujuan PWKI
dapat dirasakan sampat ke pelosok distrik dan kampung,” pungkas Maryana.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy

