SALAM PAPUA (TIMIKA) – Gubernur Papua Tengah, Meki
Fritz Nawipa, dan Wakil Gubernur Deinas Geley menghadiri langsung audiensi
bersama Kelapa Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV se-Tanah
Papua, Suriel Mofu, dengan pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) se-Papua
Tengah, yang digelar di kampus Politeknik Amamapare Timika, Kabupaten Mimika,
Jumat (22/5/2026).
Pertemuan bersejarah dan perdana di dunia pendidikan tinggi
Provinsi Papua Tengah ini turut dihadiri Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.
Gubernur Meki Nawipa dalam arahannya menyampaikan bahwa data
adalah indikator yang sangat penting dan menjadi sumbangsih berharga dari insan
akademis kampus untuk menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah serta sekaligus
sebagai dasar penyelesaian beberapa persoalan di daerah, khususnya di Provinsi
Papua Tengah.
Meki mengatakan bahwa perguruan tinggi di Provinsi Papua
Tengah mestinya melakukan penelitian-penelitian terkait berbagai persoalan yang
sedang terjadi, termasuk berbagai potensi pengembangan daerah di berbagai
sektor di Provinsi Papua Tengah.
Hasil penelitian inilah yang menjadi rekomendasi kepada
pemerintah sebagai pertimbangan dalam membuat berbagai kebijakan yang berfokus
pada pengembangan masyarakat di Provinsi Papua Tengah.
“Kelemahan kita selama ini adalah kurangnya data penelitian
dalam setiap proses penyelesaian permasalahan dan kebijakan yang dikeluarkan.
Untuk itu, yang dipaparkan kepada saya bukan hanya sekedar profil kampus, tapi
juga kajian-kajian penelitian dengan disertai rekomendasinya atas berbagai
permasalahan dan berbagai potensi bagi pengembangan di semua sektor. Misalnya
permasalahan di Kwamki Narama dan juga UU Otsus yang sampai saat ini masih
menampilkan berbagai problematika di masyarakat, mestinya kampus membuat
penelitian-penelitian terkait ini, untuk nantinya diserahkan kepada kami
sebagai dasar penyelesaian masalah,” ungkapnya.
Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pertemuan antara
pimpinan perguruan tinggi di Provinsi Papua Tengah dengan Gubernur akan
dilakukan setiap 3 bulan untuk membahas terkait sumbangsih akademis dan rencana
penelitian atas berbagai hal yang Dia sampaikan di atas.
“Setelah hari ini, tiga bulan kemudian kita akan bertemu
lagi dan saya berharap dapat mendengarkan berbagai program penelitian dan
program lainnya dari kampus untuk pengembangan masyarakat dan untuk memberikan
sumbangsih konstruktif bagi kebijakan-kebijakan pemerintah di Provinsi Papua
Tengah,” tuturnya.
Di sisi lain, Meki menambahkan bahwa di Provinsi Papua
Tengah juga akan didirikan Universitas Negeri dan membutuhkan dukungan dari
semua PTS di Provinsi Papua tengah.
“Nanti kita akan mendirikan Universitas Negeri Papua Tengah,
dan diharapkan semua pimpinan PTS di Papua Tengah masuk menjadi bagi dalam tim,”
tuturnya.
Sementara itu, Kepala LLDikti XIV, Suriel Mofu memberikan
apresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur Papua Tengah yang mau bertemu
langsung serta memberi arahan kepada 12 pimpinan PTS di Papua Tengah yang
berada di bawah koordinasi LLDikti Wilayah XIV.
“Luar biasa, pertemuan ini merupakan sejarah dan baru
pertama kali atau perdana di Tanah Papua. Bahkan pertemuan ini dihadiri lengkap
oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, serta juga dihadiri Wakil Bupati
Mimika. Ini belum pernah terjadi di daerah lain di Tanah Papua, baru di Papua
Tengah. Semoga Provinsi lain bisa mengikuti hal yang sama seperti hari ini,”
ujar salah satu putra terbaik asal Papua yang menyelesaikan studi Doktoralnya dari
Universitas Oxford, Inggris ini.
Suriel mengungkapkan bahwa 90 persen Perguruan Tinggi di
Tanah Papua telah terakreditasi, sementara 10 persen lainnya terakreditasi
sementara karena merupakan Perguruan Tinggi baru.
“Bahkan 1 dari 4 LLDikti di wilayah timur Indonesia, ada PTS
di bawah koordinasi LLDikti XIV yang telah terakreditasi Unggul,” ujarnya.
Dia pun memuji Gubernur Papua Tengah yang selalu memperhatikan
khusus bagi pengembangan Perguruan Tinggi.
“Di mana-mana saya selalu sampaikan bahwa Gubernur Papua
Tengah menjadi contoh dalam memberikan perhatian untuk pengembangan Perguruan
Tinggi di daerahnya.
Dia menambahkan bahwa forum seperti ini sangat penting
karena pimpinan Perguruan Tinggi dapat berkomunikasi langsung dengan pimpinan daerah,
baik dalam memaparkan kondisi kampus dan sumbangsihnya bagi masyarakat dan
pemerintah, serta sekaligus mendengar arahan dari pimpinan daerah agar hubungan
baik antara Perguruan Tinggi dengan Pemerintah Daerah dapat selalu terjalin.
Pada pertemuan ini, setiap pimpinan dari 12 PTS di Papua Tengah
diberikan kesempatan untuk memaparkan profil kampus dan berbagai program
strategis ke depan untuk pengembangan SDM di daerah serta untuk pembangunan daerah
di Provinsi Papua Tengah.
Sedangkan di akhir kegiatan, Gubernur Papua Tengah, Meki
Fritz Nawipa, menyerahkan bantuan Laptop untuk 12 PTS di Provinsi Papua Tengah.
Editor/Penulis: Jimmy

