SALAM PAPUA (TIMIKA)- Dahak di tenggorokan umumnya muncul
saat batuk dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Lendir ini terbentuk akibat
peradangan atau infeksi pada saluran pernapasan. Produksi dahak juga bisa
meningkat pada kondisi tertentu, seperti flu, asma, sinusitis, alergi, penyakit
paru obstruktif kronik (PPOK), hingga asam lambung.
Dahak biasanya mengandung sel-sel radang, debu, sel darah
putih, serta bakteri atau virus. Untuk meredakannya, selain obat batuk, ada
sejumlah cara alami yang dapat membantu mengencerkan dan mengeluarkan dahak
sehingga tenggorokan terasa lebih lega.
Berikut tujuh cara mengusir dahak di tenggorokan secara
alami yang dapat dicoba di rumah:
1. Minum banyak air
Mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas per hari, terutama
air hangat, dapat membantu mengencerkan dahak dan melancarkan saluran
pernapasan. Air hangat yang dicampur perasan jeruk nipis juga bermanfaat karena
kandungan vitamin C-nya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
2. Mengonsumsi makanan pedas
Makanan pedas mengandung capsaicin yang dapat merangsang
pengeluaran dahak dari saluran napas, sehingga pernapasan terasa lebih lega.
3. Mengonsumsi minuman dan makanan berkuah hangat
Teh hangat dan sup ayam dapat membantu mengencerkan dahak
sekaligus menenangkan tenggorokan. Uap hangat dari minuman atau makanan berkuah
juga dapat membantu melegakan pernapasan.
4. Minum air campuran madu dan lemon
Madu memiliki sifat antiradang dan antibakteri. Campuran air
hangat, perasan lemon, dan 1–2 sendok teh madu dapat membantu meredakan iritasi
tenggorokan dan mengurangi dahak, dengan efek yang mirip obat batuk alami.
5. Berkumur dengan air garam
Berkumur menggunakan air hangat yang dicampur setengah
sendok teh garam selama 30–60 detik dapat membantu membersihkan tenggorokan dan
mengurangi penumpukan dahak. Cara ini dapat diulang sesuai kebutuhan.
6. Mengonsumsi suplemen herbal
Beberapa tanaman herbal, seperti ginseng, jahe, bawang
putih, echinacea, akar manis, delima, dan buah beri, diketahui dapat membantu
menjaga kesehatan saluran pernapasan dan mendukung sistem imun.
Selain itu, daun lagundi dan jahe merah secara tradisional
digunakan untuk membantu mengencerkan dahak serta memberikan efek hangat yang
menenangkan tenggorokan.
7. Menghirup uap hangat
Menghirup uap hangat dapat membantu melembapkan saluran
napas dan mengencerkan dahak. Cara ini bisa dilakukan dengan mandi air hangat,
menggunakan humidifier, atau menghirup uap dari air hangat menggunakan waslap.
Jika berbagai cara alami tersebut tidak memberikan
perbaikan, penggunaan obat batuk berdahak dapat menjadi pilihan. Namun, apabila
batuk tidak kunjung membaik atau disertai gejala seperti nyeri dada, sesak
napas, atau dahak bercampur darah, segera periksakan diri ke dokter karena
kondisi tersebut dapat menandakan gangguan kesehatan yang lebih serius.
(Alodokter)
Editor: Sianturi

