SALAM PAPUA (TIMIKA) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Timika memperkirakan sekitar 3.000 penumpang akan masuk ke Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada puncak arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 melalui jalur laut.

Kepala PT Pelni Cabang Timika, Rahmansyah Chaidir, mengatakan berdasarkan data sejak 12 hingga 31 Desember 2025, jumlah penumpang yang berangkat keluar Mimika tercatat sebanyak 2.813 orang.

“Untuk arus balik, kami perkirakan sekitar 3.000 penumpang akan masuk ke Mimika. Kepastiannya akan terlihat mulai 8 Januari 2026,” ujarnya kepada Salampapua.com, Jumat (2/1/2026).

Rahmansyah menjelaskan, arus mudik Natal 2025 melalui Pelabuhan Pomako berjalan aman dan lancar. Hal tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran dan keselamatan penumpang.

“Arus mudik Natal berjalan dengan baik berkat kolaborasi seluruh pihak, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama periode Nataru, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Pomako juga melibatkan personel TNI Angkatan Laut untuk membantu pengamanan saat proses embarkasi dan debarkasi penumpang.

Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, Rahmansyah mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi cuaca terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum melakukan perjalanan laut.

“Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Kami berharap masyarakat dapat menjadikan informasi cuaca sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan perjalanan,” tutupnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi