SALAM PAPUA (TIMIKA)- Nama John Herdman belakangan menjadi sorotan publik sepak bola nasional setelah dikaitkan dengan kursi pelatih Tim Nasional Indonesia. Sosok pelatih berpengalaman internasional ini dikenal luas sebagai arsitek kebangkitan sepak bola Kanada di level dunia.

John Herdman lahir di Inggris pada 19 Juli 1975. Ia memulai karier kepelatihan bukan dari jalur pemain profesional ternama, melainkan melalui pendekatan akademis dan pengembangan sepak bola modern. Herdman dikenal sebagai pelatih yang menekankan disiplin, mentalitas juara, dan pembangunan tim jangka panjang.

Nama Herdman mulai dikenal secara global saat menangani Tim Nasional Sepak Bola Wanita Kanada pada 2011–2018. Di bawah kepemimpinannya, Kanada meraih prestasi besar, termasuk medali perunggu Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016. Keberhasilan tersebut menjadikannya salah satu pelatih paling dihormati di sepak bola wanita dunia.

Pada 2018, Herdman dipercaya menangani Tim Nasional Pria Kanada, sebuah keputusan yang awalnya menuai keraguan. Namun, ia berhasil membungkam kritik dengan membawa Kanada lolos ke Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar, prestasi bersejarah setelah absen selama 36 tahun. Di tangannya, Kanada tampil agresif, solid, dan berani menghadapi tim-tim besar.

Gaya kepelatihan Herdman dikenal modern dan komunikatif, dengan pendekatan psikologis yang kuat terhadap pemain. Ia piawai membangun kepercayaan diri tim, menanamkan rasa kebangsaan, serta mengoptimalkan potensi pemain muda dan diaspora—pendekatan yang dinilai relevan dengan kondisi Timnas Indonesia saat ini.

Jika benar John Herdman dipercaya menangani Timnas Indonesia, kehadirannya diharapkan dapat membawa perubahan signifikan, terutama dalam hal mental bertanding, konsistensi permainan, dan transisi menuju level kompetisi internasional yang lebih tinggi. Pengalamannya membangun tim dari keterbatasan hingga tampil di panggung dunia menjadi modal penting bagi sepak bola Indonesia.

Terlepas dari dinamika penunjukan pelatih, nama John Herdman mencerminkan harapan baru: bahwa Timnas Indonesia dapat dibangun dengan fondasi profesional, visi jangka panjang, dan standar internasional. (superball)

Editor: Sianturi