SALAM PAPUA (TIMIKA) – SMK Amamapare Energi dan Pertambangan Mimika menyatakan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah sangat membantu operasional sekolah, khususnya dalam mendukung program pendidikan gratis dan meringankan beban biaya peserta didik.

Kepala SMK Amamapare Energi dan Pertambangan Mimika, Herman Dumatubun, mengatakan pihak sekolah menyambut positif bantuan yang diberikan melalui program Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa.

Menurutnya, Bosda menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memastikan akses pendidikan yang terjangkau bagi anak-anak Papua Tengah.

“Pemberian bantuan ini sangat baik dan benar-benar membantu pembiayaan pendidikan di sekolah. Dengan adanya Bosda, kami melihat pemerintah sungguh-sungguh menghadirkan pendidikan gratis bagi anak-anak,” ujar Herman kepada salampapua.com, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, dana Bosda dimanfaatkan untuk membebaskan sejumlah biaya pendidikan, antara lain pengadaan seragam batik dan olahraga, pembayaran SPP, serta pembiayaan pengembangan dan operasional sekolah lainnya.

SMK Amamapare Energi dan Pertambangan Mimika menerima bantuan Bosda sebesar Rp1,5 juta per siswa dengan jumlah penerima 200 siswa. Bantuan tersebut diterima sekolah pada akhir Desember 2025.

“Kami gunakan dana ini sepenuhnya untuk kepentingan pembiayaan pendidikan anak didik. Tidak ada lagi alasan bagi anak-anak di Papua Tengah untuk tidak bersekolah karena faktor biaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain Bosda, pemerintah juga telah mendukung akses pendidikan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penyediaan transportasi bus sekolah, sehingga semakin memudahkan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar.

Dengan adanya program Bosda, Herman berharap kebijakan tersebut dapat berlanjut pada tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya. Ia juga mengharapkan penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih awal agar pemanfaatannya bisa lebih maksimal.

“Informasinya program ini akan dilanjutkan, namun hingga kini kami belum menerima arahan lanjutan dari Pemprov. Kami berharap Bosda tetap berkelanjutan dan ke depan penyalurannya bisa dilakukan di awal atau pertengahan tahun,” tutupnya.

Diketahui, program Bosda merupakan bagian dari kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah bagi sekolah negeri dan swasta di seluruh kabupaten di Papua Tengah.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi