SALAM PAPUA (TIMIKA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika mencatat sebanyak 400 pasien telah memanfaatkan layanan transportasi pasien “Sa Antar Ko” sepanjang Januari hingga Februari 2026.

Program tersebut dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, khususnya bagi pasien Orang Asli Papua (OAP) serta mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas atau tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.

Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasulu, Sp.THT-KL, M.Kes, mengatakan program “Sa Antar Ko” telah dijalankan sejak 2025 dan hingga kini terus dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan transportasi bagi pasien. Terbukti layanan ini sangat dimanfaatkan masyarakat. Pada awal tahun 2026 saja, sudah ada sekitar 400 pasien yang terlayani,” ujarnya kepada salampapua.com, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, meskipun program tersebut belum berjalan satu tahun penuh, antusiasme masyarakat terhadap layanan ini cukup tinggi. Sepanjang 2025 sejak pertama kali diperkenalkan, tercatat sebanyak 1.471 pasien OAP telah memanfaatkan program tersebut.

“Program ini diluncurkan pada Juli 2025 oleh Bupati Mimika bersama Wakil Bupati, dan memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” jelas dr. Anton.

Ia berharap inovasi layanan ini dapat terus membantu pasien, khususnya OAP, agar dapat kembali ke rumah dengan aman dan nyaman setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kami berharap layanan ini terus berlanjut sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif dan berpihak pada masyarakat asli Papua,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi