SALAM PAPUA (TIMIKA) – Situasi keamanan di Distrik Kwamki Narama, Mimika, dilaporkan mencekam pasca konflik antar dua kelompok warga kembali memanas. Dua kelompok yang sebelumnya telah berdamai pada Januari 2026 itu kembali terlibat bentrokan pada 29 Maret 2026, yang mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya mengalami luka akibat terkena panah.

Korban meninggal diketahui berinisial BN (23), yang ditemukan tewas dengan luka serius akibat serangan belasan anak panah. Jenazah korban telah dikremasi oleh pihak keluarga. Namun demikian, ketegangan antar kelompok masih berlangsung dengan aksi saling serang.

Pelaksana Harian Kapolsek Kwamki Narama, Adnan, menyatakan bahwa aparat kepolisian bersama Brimob telah meningkatkan patroli untuk mengantisipasi konflik susulan.

“Sejak kemarin, personel Polri dan Brimob terus meningkatkan patroli di wilayah Kwamki Narama,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Sebanyak 60 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah eskalasi konflik lebih lanjut. Selain korban meninggal, dalam insiden tersebut juga dilaporkan satu warga mengalami luka akibat terkena anak panah.

Meski aktivitas masyarakat masih berjalan seperti biasa, aparat keamanan mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas.

“Kami berharap konflik ini tidak berlanjut, sehingga masyarakat bisa kembali hidup aman dan damai,” tambahnya.

Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan dan langkah preventif guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi