SALAM PAPUA (TIMIKA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi terkait Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk (NTCR) sebagai upaya membangun keluarga sakinah serta mencegah konflik rumah tangga.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau, di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Rabu (29/4/2026).

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Fransiskus Bokeyau, disampaikan bahwa pemahaman yang benar mengenai pernikahan, talak, cerai, dan rujuk sangat penting bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berupaya memberikan edukasi dan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemangku kepentingan di tingkat distrik dan kelurahan, serta tokoh masyarakat yang memiliki peran strategis dalam membina kehidupan sosial.

“Saya berharap melalui sosialisasi ini, kita semua dapat meningkatkan pemahaman terhadap aturan dan ketentuan terkait pernikahan, perceraian, dan rujuk, menguatkan peran keluarga sebagai unit terkecil pembangunan daerah, mendorong terciptanya rumah tangga yang harmonis, saling menghargai, dan bertanggung jawab, serta menekan angka perceraian melalui pendekatan edukatif dan pembinaan berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet Sutejo mengatakan, kegiatan ini bertujuan mewujudkan keluarga sakinah sekaligus mencegah berbagai persoalan rumah tangga, baik kekerasan fisik maupun verbal yang masih kerap terjadi.

Menurutnya, pernikahan merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen dan tanggung jawab bersama.

“Pernikahan itu ibadah terpanjang dan terlama. Jadi bukan menikah lalu selesai, tetapi sampai memiliki anak, cucu, bahkan cicit. Karena itu perlu saling membina, saling mengingatkan, dan saling menguatkan,” katanya.

Ia menambahkan, Disdukcapil saat ini telah menjalin koordinasi dari hulu ke hilir, mulai dari proses di KUA, Kementerian Agama, hingga Dukcapil yang telah terintegrasi. Dengan sistem tersebut, pelayanan administrasi diharapkan semakin cepat, terkoordinasi, dan memiliki akurasi data yang maksimal.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi