SALAM PAPUA (TIMIKA) – Proses kremasi jenazah korban pembunuhan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, diwarnai aksi saling serang antara warga dan aparat keamanan, Rabu (1/4/2026).

Kremasi terhadap korban yang sebelumnya ditemukan meninggal dunia di depan salah satu ruko di Jalan WR Soepratman Timika itu sempat melalui proses kesepakatan yang alot di internal keluarga.

Sebagian pihak keluarga menginginkan jenazah dimakamkan, sementara pihak lainnya bersikeras agar dilakukan kremasi. Perbedaan pendapat tersebut sempat memperlambat penentuan keputusan, termasuk lokasi pelaksanaan kremasi.

Situasi memanas ketika sekelompok warga diduga melakukan penyerangan terhadap aparat dengan menggunakan panah. Aparat kepolisian bersama personel Brimob kemudian melakukan tindakan pukul mundur untuk mengendalikan situasi.

Dalam upaya tersebut, aparat juga melepaskan tembakan peringatan guna membubarkan massa dan mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar pukul 18.00 WIT, proses kremasi akhirnya tetap dilaksanakan di kawasan kios panjang, Distrik Kwamki Narama, dalam pengamanan aparat. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi dilaporkan mulai berangsur kondusif.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi