SALAM PAPUA (TIMIKA) – Program Yayasan Pengembangan
Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) tahun anggaran 2025 yang dijalankan Kelompok
Kerja (Pokja) Kampung Mupuruka, Distrik Mimika Barat Tengah, dilaporkan tuntas
hingga 100 persen.
Hal itu disampaikan Ketua Pokja Kampung Mupuruka, Manfret
Itukamako, saat pertemuan bersama Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Divisi
Sosial Ekonomi YPMAK di Pendopo Sanggar Budaya Kamuru Kame Nimawiti, Kampung
Mupuruka, Senin (28/4/2026).
Menurut Manfret, anggaran sebesar Rp300 juta digunakan untuk
pembangunan lima unit MCK di RT 01 hingga RT 05, pembelian material bangunan,
biaya transportasi dari Timika ke Mupuruka, sewa angkut material, hingga
konsumsi pekerja.
Selain itu, anggaran juga dimanfaatkan untuk pembersihan
jalan kampung yang melibatkan masyarakat setempat. Sekitar 60 persen tenaga
kerja dalam setiap kegiatan melibatkan perempuan atau mama-mama kampung.
“MCK dibangun dari RT 01 sampai RT 05. Selain memakai
pemborong, kami juga libatkan pemuda-pemudi kampung. Kegiatan fisik sudah kami
selesaikan 100 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini Pokja tengah menyelesaikan Laporan
Pertanggungjawaban (LPJ) yang progresnya telah mencapai 80 persen. Namun proses
tersebut terkendala biaya transportasi, makan, dan penginapan selama pengurusan
dokumen di Timika.
Sementara itu, Kepala Kampung Mupuruka, Philipus Kamoroko,
menyampaikan apresiasi kepada YPMAK karena telah melibatkan masyarakat melalui
Pokja dalam menjalankan program pembangunan kampung.
Menurutnya, kerja Pokja Mupuruka sangat aktif dan terbukti
melalui pembangunan lima unit MCK serta kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi
warga.
Ia berharap YPMAK dapat memberikan fasilitas tambahan
seperti laptop serta dukungan anggaran untuk mempermudah penyusunan LPJ.
Menanggapi hal tersebut, Staf Perencanaan Program Sosial
Ekonomi YPMAK, Dwi Iksan Kanang, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pokja
Mupuruka dalam menjalankan program tahun 2025. Usulan masyarakat disebut akan
dibahas lebih lanjut.
Pantauan Salampapua.com, dalam pertemuan tersebut juga
dilakukan pemilihan pengurus Pokja periode 2026. Masyarakat kembali
mempercayakan kepengurusan lama untuk melanjutkan program-program YPMAK.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kerja
Sama (PKS) antara pengurus Pokja Mupuruka dengan pihak YPMAK, termasuk Staf
Monev Sosial Ekonomi, Janias Miagoni.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi


