SALAM PAPUA (TIMIKA) – Genangan air di Jalan Ahmad Yani,
Timika, yang sempat viral karena dijadikan “kolam pancing” oleh warga, ternyata
disebabkan oleh persoalan drainase tersumbat dan penumpukan sampah.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten
Mimika pun langsung turun tangan dengan melibatkan warga sekitar untuk
membersihkan saluran air di lokasi tersebut.
Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi,
mengatakan sebelumnya tim pemeliharaan sudah melakukan pengecekan di lokasi.
Namun saat pemeriksaan, saluran air ditemukan tersumbat dan tertutup material
bangunan.
Menurutnya, perbaikan awalnya direncanakan menggunakan alat
pemotong beton (cutting beton), namun alat tersebut sulit ditemukan sehingga
penanganan sempat tertunda hingga akhirnya lokasi tersebut viral di media
sosial.
“Sebelumnya tim pemeliharaan sudah cek lokasinya. Karena
alat cutting beton itu tidak kita temukan, akhirnya wilayah tersebut viral.
Jadi kami pekerjakan warga sekitar menggunakan jackhammer dan warga bergotong
royong membersihkan saluran air itu,” ujarnya kepada salampapua.com, Kamis
(23/4/2026).
Yoga mengapresiasi partisipasi warga yang ikut membantu
penanganan genangan tersebut. Meski demikian, ia menekankan pentingnya
kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Ia menjelaskan, tersumbatnya saluran air disebabkan sampah
serta sisa material pembangunan ruko di sekitar lokasi.
“Saya sangat berterima kasih kepada warga yang sudah
berpartisipasi dalam pembersihan saluran air di Jalan Ahmad Yani. Tapi saya
tekankan, tersumbatnya saluran air itu karena sampah. Jadi saya harap
masyarakat bisa lebih peduli dengan lingkungan sekitar,” jelasnya.
Selain penanganan drainase, PUPR Mimika juga berencana
melakukan overlay atau pelapisan ulang pada ruas Jalan Ahmad Yani, mengingat
jalan tersebut sudah bertahun-tahun belum mendapat perbaikan menyeluruh.
Namun, pelaksanaan overlay akan diawali dengan proses
perencanaan dan penganggaran sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kita akan buat perencanaan tahun ini untuk melakukan
overlay beberapa ruas jalan, termasuk Jalan Ahmad Yani. Dengan perencanaan itu,
kami buatkan program dan penganggarannya sesuai mekanisme,” pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi


