SALAM PAPUA (TIMIKA) - Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Mariunus Tandiseno menekankan agar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Mimika meningkatkan pengawasan terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa hewan yang dijual dan dikurbankan memenuhi standar kesehatan, bebas dari penyakit, serta layak konsumsi.

“Kita akan memasuki hari Raya Idul Adha, agar hewan kurban yang digunakan oleh umat Muslim memenuhi kriteria kondisi fisik untuk layak dikurbankan. Kami harap Disnak tingkatkan pengawasan terhadap hewan kurban,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2026).

Ia juga berharap pengawasan ini dapat juga dilakukan dengan melakukan koordinasi bersama Karantina Papua Tengah, terutama pada hewan kurban yang didatangkan dari luar daerah.

“Kalau hewan kurban yang didatangkan dari luar daerah, dinas berkoordinasi dengan Karantina. Jadi dokumen pengiriman bisa dicek dengan kesehatan hewan yang didatangkan,” jelas Mariunus.

Selain pengawasan terhadap sapi dan kambing yang didatangkan dari luar Timika, hal yang sama pun harus dilakukan untuk ternak lokal di Timika.

“Untuk hewan kurban di Timika juga harus diperiksa, agar perayaan Idul Adha ini dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Saat ditanya tanggapannya terkait langkah cepat Karantina Papua Tengah dalam pemusnahan satu ekor sapi tanpa dokumen, ia menegaskan bahwa langkah tersebut sudah sangat tepat.

“Saya sangat setuju kalau adanya pemusnahan ternak dari luar daerah yang tidak memiliki dokumen lengkap. Jangan sampai ternak dari luar membahayakan ternak di Timika,” tutup Mariunus.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy