SALAM PAPUA (TIMIKA) – Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi siswa kelas 10 SMA Negeri 6 Mimika, Mervil Berkat Kalambo untuk mengukir prestasi. Mervil berhasil meraih Juara 1 Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Mimika pada cabang desain poster digital.

Mervil mengatakan, awalnya ia mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi. Namun setelah gagal lolos seleksi, ia memilih mencoba peruntungan di lomba desain poster digital FLS2N.

“Awalnya saya ikut lomba sains tapi memang saya tidak lolos, tapi saya tidak menyerah saya melanjutkan dengan lomba desain poster,” ujarnya kepada salampapua.com, Jumat (22/5/2026).

Dengan penuh percaya diri, Mervil kemudian mengajukan diri sebagai perwakilan sekolah untuk mengikuti lomba tersebut.

“Saya mengajukan diri untuk ikut lomba tersebut, sempat ragu juga karena info perwakilan lama diinfokan. Tapi beberapa lama kemudian saya diberitahu kalau dipilih mewakili sekolah untuk lomba FLS2N di bidang poster digital,” jelasnya.

Dalam proses pembuatan desain, Mervil mengaku sempat mengalami kendala karena keterbatasan fitur pada aplikasi desain yang digunakannya. Namun, berkat bantuan kakaknya, ia akhirnya dapat mengakses fitur berbayar dan mulai mempelajari berbagai teknik desain poster.

“Setelah kakak saya membantu dalam pembayaran, saya dapat mengakses aplikasi secara penuh. Dengan aplikasi itu saya mulai membuat dan mempelajari poster apa yang akan saya desain,” ungkapnya.

Pada perlombaan tersebut, Mervil mengangkat tema dampak bahaya media sosial bagi generasi remaja. Tema itu dipilih berdasarkan fenomena yang ia lihat sehari-hari serta masukan dari saudara kembarnya.

“Saya memiliki kembaran, jadi dari kembaran saya dan beberapa referensi lainnya saya membuat poster yang menarik dan berhasil menang,” katanya.

Usai meraih juara di tingkat kabupaten, Mervil dijadwalkan akan mewakili Mimika pada ajang FLS2N tingkat Provinsi Papua Tengah. Namun jadwal dan lokasi perlombaan masih menunggu informasi dari pihak provinsi.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi