SALAM PAPUA (TIMIKA) – Sebanyak 74 inovasi daerah telah
resmi terdaftar dalam Sistem Informasi Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten
Mimika (Siridakami). Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Mimika kini membuka
ruang seluas-luasnya bagi semua pihak, termasuk masyarakat, untuk menyumbangkan
ide inovatif guna mendukung pembangunan daerah.
Plt Kepala Brida Mimika, Slamet Sutedjo, mengatakan hingga
saat ini seluruh inovasi yang terdaftar di Siridakami berasal dari Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.
“Sebanyak 74 inovasi yang sudah terdaftar merupakan
inisiatif OPD. Sebelumnya inovasi-inovasi ini ditangani oleh Bappeda dan juga
telah mengikuti berbagai ajang penghargaan,” ujar Slamet, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran inovasi terbuka untuk semua
pihak, termasuk masyarakat umum. Namun demikian, inovasi yang diajukan harus
memenuhi kriteria dan memberikan dampak nyata bagi kepentingan serta
pembangunan Kabupaten Mimika.
“Masyarakat juga bisa menyampaikan ide inovasi. Tetapi
inovasi tersebut harus melalui seleksi dan uji coba, karena bukan sekadar
menciptakan inovasi, melainkan harus memberi manfaat dan berdampak langsung
bagi perkembangan Mimika,” jelasnya.
Menurut Slamet, inovasi yang lolos akan didaftarkan ke
kementerian terkait dan selanjutnya diuji coba selama dua tahun. Keberlanjutan
menjadi syarat utama sebelum inovasi tersebut diimplementasikan secara penuh.
“Inovasi harus berkelanjutan. Setelah uji coba dua tahun,
akan dievaluasi untuk keberlanjutan lima hingga sepuluh tahun ke depan. Dengan
begitu, inovasi yang dihasilkan benar-benar menjadi barometer kemajuan
pembangunan Mimika,” tutupnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

