SALAM PAPUA (TIMIKA)- Irigasi mata adalah cara efektif
membersihkan mata dari debu, kotoran, atau bahan kimia ringan yang menyebabkan
iritasi. Dengan teknik yang tepat, irigasi mata bisa mencegah infeksi dan
mengurangi kemerahan, sehingga kesehatan mata tetap terjaga setiap hari.
Menjaga kesehatan mata merupakan hal penting yang sering
terlupakan dalam rutinitas sehari-hari. Memiliki mata yang sehat bisa membuat
Anda beraktivitas dengan nyaman, serta mengurangi risiko iritasi atau infeksi
yang dapat mengganggu produktivitas sehari-hari.
Namun, paparan debu, asap, atau bahan kimia ringan bisa
mengganggu kenyamanan mata dan memicu infeksi. Untungnya, ada cara yang efektif
untuk membantu membersihkan mata dari kotoran atau iritan, yaitu irigasi mata.
Cara ini bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan menurunkan risiko
infeksi.
Manfaat dan Prosedur Melakukan Irigasi Mata
Irigasi mata memiliki manfaat penting dalam menjaga
kesehatan dan kenyamanan mata, terutama ketika mata terkena debu, kotoran, atau
cairan iritan ringan. Prosedur ini membantu membersihkan permukaan mata dari
partikel asing atau sisa bahan kimia yang menempel, sehingga dapat mencegah
iritasi, peradangan, serta menurunkan risiko infeksi.
Selain itu, irigasi mata juga dapat meredakan gejala tidak
nyaman, seperti perih, gatal, atau kemerahan, yang sering muncul akibat paparan
benda asing. Dengan begitu, mata terasa lebih segar, nyaman, dan risiko iritasi
berkepanjangan pun dapat diminimalkan.
Nah, jika mengalami ketidaknyaman di mata, Anda bisa
melakukan irigasi mata sendiri di rumah. Berikut panduannya:
Cuci tangan terlebih dahulu dengan sabun dan air mengalir
guna mencegah kontaminasi pada mata. Gunakan larutan saline steril khusus mata
atau air bersih yang sudah direbus dan didinginkan. Hindari memakai air keran
yang belum dimasak, kecuali saat darurat.
Miringkan kepala ke samping agar posisi mata yang akan
dibersihkan berada di bawah. Dengan begitu, cairan akan mudah mengalir keluar. Pegang
kelopak mata, lalu arahkan cairan saline dari sudut luar ke sudut dalam mata
secara perlahan menggunakan alat irigasi atau gelas cuci mata.
Biarkan cairan mengalir dan jangan menggosok atau menekan
bola mata selama proses irigasi. Terakhir, keringkan area sekitar mata dengan
kain bersih atau tisu lembut.
Selain bisa dilakukan sendiri di rumah, irigasi mata juga
dapat dilakukan oleh dokter, terutama jika iritasi atau paparan zat berbahaya
pada mata tidak bisa ditangani sendiri, misalnya akibat bahan kimia, partikel
keras, atau cedera pada kornea. (Alodokter)
Editor: Sianturi

