SALAM PAPUA (TIMIKA) - Bupati Mimika, Johannes Rettob
mengungkapkan, terkait evaluasi aset daerah, semua jajaran Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) di Indonesia dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Jadi pertemuan tersebut bukan hanya dilakukan kepada kami
(Pemkab Mimika), dan memang ini merupakan pertemuan rutin tiap tahunnya.
Biasanya KPK yang datang ke daerah, namun kali ini KPK minta kami yang
mendatangi KPK,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, saat pertemuan bersama KPK, Pemkab Mimika diminta
membahas permasalahan aset yang bermasalah yakni tanah di Poumako, aset pesawat
Cessna Grand Caravan C208B EX dan helikopter Airbus H125 serta aset lainnya
yang harus ditata dan dimanfaatkan.
“Jadi memang aset kita ini bermasalah, dan saat pertemuan,
kita diminta menjelaskan dan menata kembali aset agar tidak menjadi kerugian
bagi daerah,” jelas Bupati John Rettob.
Bupati John menegaskan usai pertemuan tersebut, pihaknya tengah
melakukan penataan dan pemanfaatan atas aset-aset yang bermasalah, termasuk perbaikan
fasilitas pesawat dan kesepakatan atas hak tanah Poumako.
“Kita sudah melakukan pertemuan, jadi kita perbaiki dulu
pesawat sebelum nantinya kita lakukan pemanfaatan. Sedangkan untuk tanah, kita
sementara melakukan koordinasi lebih lanjut,” tutupnya.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy

