SALAM PAPUA (TIMIKA) – Timnas mini soccer Indonesia
harus puas meraih runner up (peringkat ke dua) dan membawa pulang medali perak setelah
menelan kekalahan dari tim tuan rumah Honduras dengan skor akhir 9-2 dalam laga
final IFA7 World Championship 2026, yang digelar di lapangan Estadio Chelato
Uclés, Minggu (31/5/2026)
waktu setempat, atau Senin (1/6/2026) waktu Indonesia.
2 Gol Indonesia disumbangkan oleh Tiriec Adriano Manuri (7) dan
Safiyudin Timin (38), yang merupakan pemain asal Waanal Brothers FC (WBFC),
sebuah tim sepakbola asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah, bentukan Four Brothers
(Ray, Joe, Jason, dan Randy Manurung) bersama Titus Natkime, anak gunung
Tembagapura (AGuTe).
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro mengungkapkan
bahwa ini merupakan pencapaian Timnas Indonesia yang sangat luar biasa.
“Berkat kasih karunia Tuhan, bangsa Indonesia masih
diberikan kesempatan untuk tampil di Piala Dunia. Ini merupakan pencapaian
bersejarah bagi Tim Merah-Putih pada turnamen kali ini, karena untuk pertama
kalinya bisa mendulang medali perak,” ujar Bambang dalam keterangan persnya.
Bambang mengatakan bahwa hasil manis ini menjadi hadiah bagi
bangsa Indonesia di Hari Lahirnya Pancasila.
“Kami persembahkan kemenangan ini kepada bangsa Indonesia
sebagai hadiah hari Lahir Pancasila tepat di hari ini, 1 Juni,” tuturnya.
Dia menambahkan bahwa menjadi suatu kebanggaan tersendiri
juga saat Timnas Indonesia berhasil menundukkan Tim Brasil di Semifinal.
“Ini satu kebanggaan tersendiri. Timnas Indonesia berhasil
mengalahkan tim dari Negeri Samba. Ke depan kami akan berlatih lebih keras dan
lebih disiplin agar prestasi kita semakin gemilang di masa yang akan datang. Kami
akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa dari
seluruh pelosok Republik Indonesia untuk menunjukkan bakat terbaik mereka,”
tutupnya.
Penulis/Editor: Jimmy

