SALAM PAPUA (TIMIKA) – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Sentral Timika, Rabu(14/1/2026), terpantau relatif stabil. Meski demikian, beberapa komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai mengalami penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan data Pasar Sentral Timika, harga beras premium masih bertahan di angka Rp18.000 per kilogram, sementara beras SPHP stabil di Rp13.500 per kilogram. Harga daging sapi murni juga tidak mengalami perubahan, yakni Rp145.000 per kilogram, sedangkan daging ayam ras tetap Rp45.000 per kilogram.

Penurunan harga terlihat pada sejumlah komoditas bumbu dapur. Bawang merah turun dari Rp70.000 menjadi Rp60.000 per kilogram. Cabai rawit merah mengalami penurunan cukup signifikan dari Rp100.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Hal serupa terjadi pada cabai merah keriting yang turun dari Rp85.000 menjadi Rp80.000 per kilogram, serta cabai besar dari Rp80.000 menjadi Rp70.000 per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng Minyak Kita juga mengalami penurunan harga dari Rp22.000 menjadi Rp20.000 per liter. Sebaliknya, beberapa komoditas sayuran justru mengalami kenaikan harga. Tomat naik dari Rp30.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, buncis dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, serta kol dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Harga sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sawi terpantau stabil di kisaran Rp5.000 per ikat. Untuk komoditas ikan, harga ikan kembung, cakalang, dan tongkol masih bertahan di kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram, sedangkan ikan bandeng dijual Rp45.000 per kilogram.

Secara umum, stabilitas harga bahan pokok di Pasar Sentral Timika menunjukkan pasokan barang masih relatif aman. Fluktuasi harga yang terjadi, khususnya pada komoditas hortikultura, diduga dipengaruhi oleh faktor distribusi dan ketersediaan pasokan harian. (Sumber: Dinas Ketahanan Pangan Mimika)

Editor: Sianturi