SALAM PAPUA (NABIRE) – Seorang warga Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, ditemukan meninggal dunia di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Antar Pulau, Pantai Lokpon, Jumat (23/1/2026) pagi. Peristiwa tersebut diduga mengarah pada kasus bunuh diri.

Korban diketahui bernama Ismail Ronsumbre (45), seorang tukang ojek yang berdomisili di RT 10 RW 02 Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIT oleh saksi mata, Samuel Roji, yang saat itu sedang berjalan pagi bersama istrinya di sekitar lokasi kejadian.

“Kami sedang jalan pagi, lalu melihat seorang laki-laki tergeletak di bawah pohon di sekitar pelabuhan. Setelah didekati, ternyata sudah tidak bernyawa,” ujar Samuel.

Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut ke Kantor Polisi Air dan Udara (Pol Airud) yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas jaga Pol Airud, Aiptu Masum Basahona, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal serta mengamankan area dengan memasang garis polisi sambil menunggu kedatangan tim identifikasi Polres Nabire.

Sekitar pukul 09.10 WIT, tim identifikasi Polres Nabire tiba di Pantai Lokpon dan langsung melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal terhadap jenazah. Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD BLUD Nabire untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Pihak keluarga korban yang diwakili Maikel menjelaskan bahwa Ismail sempat tidak pulang ke rumah sejak Senin (19/1/2026) dan baru kembali pada Kamis (22/1/2026) siang.

“Dia bilang mau memancing di Kali Korowa. Setelah itu sempat istirahat, lalu sekitar jam empat pagi pamit keluar rumah tanpa menjelaskan mau ke mana,” ungkap Maikel.

Sekitar pukul 08.00 WIT, pihak keluarga menerima informasi dari petugas Pol Airud bahwa Ismail telah ditemukan meninggal dunia di Pantai Lokpon.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri yang diduga berkaitan dengan permasalahan pribadi.

“Tidak ditemukan bekas kekerasan. Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri,” ujar salah satu petugas kepolisian.

Hingga saat ini, Polres Nabire masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif dan latar belakang pasti dari peristiwa tersebut.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi