SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dampak konflik tapal batas di
Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, membuat sejumlah guru yang bertugas di
wilayah tersebut diinformasikan ditarik, sehingga aktivitas belajar mengajar
sementara terhenti.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhammad
Yani, berharap para guru tetap bertahan dan menjalankan proses pembelajaran
seperti biasa demi keberlangsungan pendidikan anak-anak di Kapiraya.
“Kami harap untuk tetap bertahan,” ujar Ipda Yani saat
dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (16/2/2026).
Ia menegaskan, aparat keamanan dari Polres Mimika bersama
personel gabungan lainnya masih bersiaga di lokasi untuk menjamin keamanan
masyarakat, termasuk para tenaga pendidik.
“Personel masih siaga di sana,” tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas
Pendidikan Kabupaten Mimika belum memberikan keterangan resmi meski telah
dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi


