SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus
Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP KEP SPSI PT Nemangkawi Jaya periode 2026–2029
digelar di Sekretariat Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi
dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP KEP SPSI) Kabupaten
Mimika, Jalan WR Soepratman, Timika, Senin (17/2/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Solidarity Forever” ini
menjadi momentum penguatan organisasi serikat pekerja di lingkungan PT
Nemangkawi Jaya.
Turut hadir Ketua SP KEP SPSI Kabupaten Mimika, Agus
Patiung, perwakilan dari PT KPI, pengurus SPSI dari sejumlah perusahaan, para
anggota, serta keluarga besar PT Nemangkawi Jaya.
Rangkaian acara diawali dengan doa, menyanyikan Lagu
Kebangsaan Indonesia Raya, serta mengheningkan cipta. Ketua Panitia, Riyanto
Sali, yang juga merupakan perwakilan SPSI KPI, dalam laporannya menyampaikan
bahwa SP KEP SPSI PT Nemangkawi Jaya dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor
21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.
Ketua Panitia, Riyanto Sali menjelaskan, serikat pekerja
tersebut telah dideklarasikan pada Januari lalu, dilanjutkan dengan penetapan
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta penyusunan struktur
kepengurusan sebelum akhirnya dilantik secara resmi.
Kemudian Surat Keputusan (SK) pelantikan kepengurusan
dibacakan oleh Elieser Kariaribo. Ketua terpilih, Ricky Yarangga bersama jajaran
pengurus, resmi dikukuhkan sebagai Ketua PUK SP KEP SPSI PT Nemangkawi Jaya
periode 2026–2029 oleh Agus Patiung, yang diawali dengan pembacaan SK, prosesi
pengukuhan dan pelantikan, serta penyerahan bendera SPSI dan buku AD/ART
organisasi.
Dengan pelantikan ini, diharapkan PUK SP KEP SPSI PT
Nemangkawi Jaya dapat memperkuat solidaritas pekerja serta memperjuangkan hak
dan kesejahteraan anggota sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Ketua terpilih, Ricky Yarangga, dalam sambutannya usai
dikukuhkan dan dilantik menyampaikan bahwa SPSI merupakan organisasi
perjuangan, sehingga dirinya berkomitmen menjalankan amanah dengan penuh
tanggung jawab serta menjaga kepercayaan anggota.
“Kami Serikat Pekerja KEP SPSI PT Nemangkawi Jaya hadir
bukan untuk menciptakan pertentangan, tetapi untuk menjalin kemitraan yang kuat
dengan manajemen demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan
berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh anggota untuk terus membangun
solidaritas dan aktif mendukung organisasi.
“SPSI akan kuat apabila anggotanya bersatu, peduli, dan
aktif. Kami juga berharap manajemen membuka komunikasi yang terbuka dan saling
menghormati sebagai mitra strategis demi kemajuan dan kesejahteraan pekerja,”
tuturnya.
Sementara itu, Agus Patiung mengucapkan selamat kepada
pengurus yang baru dilantik. Ia berharap dukungan dari keluarga karyawan agar
aktivitas organisasi dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, pembentukan SPSI di PT Nemangkawi Jaya menjadi
langkah maju bagi penguatan organisasi pekerja, terutama di lingkungan area
tambang yang melibatkan berbagai perusahaan, baik perusahaan utama maupun
subkontraktor.
“Di area tambang kita berbicara tentang pekerja dari
berbagai perusahaan, baik privatisasi maupun sub-subkontraktor. Ini bukan untuk
menimbulkan masalah, tetapi menjadi keprihatinan bersama karena ada sistem
pengupahan yang bervariasi,” jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya berorganisasi sebagai wadah
memperjuangkan hak pekerja melalui mekanisme perundingan yang sah antara
manajemen dan organisasi karyawan.
“Yang sudah dilantik hari ini, ke depan harus ada
perundingan dan harus ada pegangan. Manajemen juga siap membuka diri. Terima
kasih atas kesadaran teman-teman untuk berorganisasi demi memperjuangkan
kepentingan pekerja. Organisasi pekerja wajib memperjuangkan anggotanya,”
pungkasnya.
Acara pelantikan diakhiri dengan menyanyikan lagu Tanah Papua,
doa penutup dan sesi foto bersama serta ramah tamah.
Penulis/Editor: Sianturi


