SALAM PAPUA (TIMIKA) – Layanan kesehatan di Distrik Hoya, Kabupaten Mimika, dilaporkan lumpuh total sejak November 2025. Hingga kini, masyarakat setempat belum mendapatkan pelayanan medis akibat tidak adanya tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah tersebut.

Tokoh Masyarakat Distrik Hoya, Benradus Uamang, mengungkapkan bahwa seluruh tenaga kesehatan yang sebelumnya bertugas telah kembali ke Timika sejak akhir tahun lalu dan tidak lagi kembali ke Hoya.

“Tenaga kesehatan sudah pulang ke Timika sejak November dan sampai sekarang belum kembali,” ujar Benradus kepada Salampapua.com melalui sambungan telepon, Jumat (28/3/2026).

Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mendapatkan layanan medis. Warga yang sakit terpaksa mengandalkan pengobatan tradisional karena tidak adanya fasilitas kesehatan yang beroperasi.

Menurut Benradus, situasi ini sangat memprihatinkan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia yang membutuhkan penanganan medis lebih intensif.

“Kondisi masyarakat sangat prihatin, karena hanya bisa melakukan pengobatan secara tradisional,” katanya.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika agar segera mengirim tenaga kesehatan ke Distrik Hoya. Namun hingga saat ini, belum ada realisasi penempatan petugas medis di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi kekosongan tenaga kesehatan, sehingga pelayanan dasar dapat kembali berjalan dan kebutuhan medis warga terpenuhi.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi