SALAM PAPUA (TIMIKA) – Bupati Mimika, Johannes Rettob
kembali menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mimika tahun
ini bukan tidak berjalan atau mandek, tapi untuk beberapa proyek yang sudah
ditetapkan di APBD 2026 sedang dievaluasi kembali, mengingat kenaikan harga
barang dan biaya transportasi pengiriman barang ke Mimika.
Kenaikan harga yang bukan hanya dialami Kabupaten Mimika
saja tapi secara global ini lantaran dipengaruhi melemahnya nilai tukar rupiah
atas Dollar AS.
Sebagai Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh
Indonesia (Apkasi), Dia mengungkapkan bahwa persoalan kenaikan harga ini juga
dikeluhkan dan menjadi perbincangan kepala-kepala daerah saat ini.
“Jadi masyarakat perlu pahami bahwa pembangunan
infrastruktur tahun ini bukan tidak berjalan, tapi kami sedang evaluasi kembali
semua program khususnya untuk infrastruktur, yang akan disesuaikan dengan
kenaikan harga barang material dan biaya transportasi yang cukup tinggi saat
ini, karena barang-barang tersebut kita beli dari luar Mimika. Kondisi ini
terjadi bukan hanya di Mimika tapi di seluruh Indonesia, bahkan secara global,”
tegas Bupati yang akrab disapa John Rettob ini kepada salampapua.com, Jumat
(23/5/2026).
Bupati John Rettob menjelaskan, secara logis, pembangunan
fisik atau infrastruktur ini tidak mungkin tidak dikerjakan karena sudah masuk
dalam APBD Mimika tahun 2026. Dan semua indikator pembangunan fisik yang terdapat
di APBD tersebut tidak dapat diubah, namun akan dikurangi untuk menyesuaikan antara
kenaikan harga dan kemampuan APBD Mimika Tahun 2026.
“Jadi nanti setelah kita evaluasi sebagai penyesuaian anggaran
pembangunan fisik dengan kekuatan APBD 2026, barulah nanti hasil evaluasi tersebut
akan dituangkan ke dalam CCO (Contract Charge Order, Red). Memang resikonya
adalah ada penyesuaian atau pengurangan indikator-indikator pada setiap program
fisik dan akan mengalami keterlambatan pembangunan infrastruktur. Namun yang
pasti pembangunan fisik tetap dijalankan tahun ini karena program-program kerjanya
sudah tercantum di dalam APBD 2026. Semoga dalam waktu dekat kita sudah
selesaikan evaluasi tersebut dan kita segera melaksanakan pembangunan,”
ungkapnya.
Penulis/Editor: Jimmy

