SALAM PAPUA (TIMIKA) - Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi Program Sosial Ekonomi YPMAK, Monica Maramku mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan Monev ke seluruh kampung di Distrik Mimika Barat Tengah, Mimika Barat Jauh, serta kampung Boia Lakahia dan Omba Nariki, kabupaten Kaimana, yang merupakan kampung di perbatasan.

Dari hasil Monev yang dilakukan selama 7 hari, tim Monev berhasil menjumpai pengurus Kelompok Kerja (Pokja) YPMAK di setiap kampung.

Dalam rapat Monev bersama masing-masing Pokja, dilaporkan bahwa program 2025 lalu telah dilaksanakan dengan tepat, dan disertai bukti berupa bantuan bangunan rumah, mesin, jaring ikan, pembersihan sungai dan lahan kebun.

"Semua kampung yang kita datangi sudah melakukan program dengan tepat. Bukan hanya laporan tulisan, tapi tim Monev juga langsung ditujukan dengan bukti terkait apa saja yang masing-masing Pokja sudah lakukan," kata Monica usai menutup kegiatan Monev di kampung Boia Lakahia, Senin (4/5/2026).

Meski demikian, sambungnya, masih terdapat catatan-catatan bagi sejumlah Pokja. Contohnya ialah adanya Pokja yang menggunakan anggaran tidak sesuai RAB dan PKS, namun catatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi setiap Pokja dan YPMAK.

Untuk Pokja kampung Boia Lakahia, sudah mulai menanam sayur-sayuran di sebuah lahan khusus. Diharapkan ke depannya Pokja ini bisa mengembangkan tanaman pangan lainnya, sehingga bisa mendorong masyarakat untuk bisa bertani.

"Kalau selama ini masyarakat hanya bekerja sebagai nelayan, maka diharapkan ke depannya mereka juga bisa bertani dan hasilnya dijual," pungkasnya.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy